buka bersama yuk…
buku 4 Comments »puasa, ritual tahunan yang dilalui sebagian besar warga di jakarta, juga kota lain. keriuhan telah nampak di mal dan jalan-jalan. spanduk dan ucapan selamat dari produk makanan, minuman dan juga obat sakit perut muncul di tv dan radio.
selama puasa, biasanya waktu kerja dimajukan satu jam dan jam istirahat di hilangkan. sehingga para karyawan bisa pulang lebih cepat. solusi cukup menarik untuk menghindari kemacetan. namun aku tetap saja tak bisa pulang cepat. hanya karena kebiasaan saja.
kebiasaan lain yang sebisa mungkin di hindari selama bulan puasa adalah buka bersama di mal. antrean di semua warung sangat panjang. layananpun jadi sering asal-asalan. kecuali sengaja berangkat sangat awal.
lebih baik ke warung-warung yang biasanya sepi. meski tetap harus reservasi sebelum dua hari. sehingga buka bersama bisa lebih santai sampai waktu tarawih tiba. sudah punya agenda buka bersama di mana saja? jangan lupa undang aku juga ya..
untuk lebaran tahun ini, jauh-jauh hari aku sudah membeli. tak ingin terulang kasus yang sering salah memilih karena harus berdesakan. maklum bukan kelas butik atau galeri. tak mau, ya harus seperti itulah suasana yang harus di hadapi.
makin malam, mal makin ramai. toko-toko memperpanjang waktu buka. dan seperti esok tak pernah ada, sampai malam takbiran orang-orang tetap saja sibuk membeli perlengkapan. sarung, baju koko, kue-kue atau peci meski harga diluar ekspetasi.
sudah ada tiket di tangan? andai belum segeralah mencari ke stasiun kereta api. sebulan sebelum hari h, mereka sudah melayani pemesanan. jangan sampai terjebak pada calo yang mengerek harga lebih tinggi 500 persen. spekulasi mencari tiket nanti, tentu riskan sekali.





















