gus dur selalu dianggap sosok yang kontroversial. yang tak suka sebanyak pengagumnya. untuk memahami jalan pikirannya harus dengan mencari apa yang tersirat dibalik yang tersirat di setiap ucapannya. dan dalam buku setebal 5016 halaman ini, greg barton menuliskan biografi gus dur cukup lengkap.
ia lahir dari keluarga pesantren. kakeknya hasyim asyari, ayahnya wahid hasyim, abdurahman wahid ad-dakhil nama lengkapnya. artinya sang pendobrak. meski tanggal lahirnya 7 september, namun ia selalu merayakan ulang tahunnya pada 4 agustus. memang gus dur lahir pada hari keempat bulan kedelapan. namun dalam kalender islam.
bocahnya gus dur adalah anak yang tumbuh subur dan tak bisa ditekan. ia sering menunjukkan kenakalan. dua kali mengalami patah tulang ketika ia belum genap berusia 12 tahun. saat ayahnya aktif di politik, ia diajak pindah ke jakarta. perkenalannya dengan beberapa tokoh awal cintanya pada musik klasik.
gusd dur kecil telah sering diajak ke pertemuan-pertemuan politik. pada 18 april 1953, ia berangkat bersama ayahnya menghadiri pertemuan nu di sumedang. naas mobil yang ditumpanginya kecelakaan dan sejak itu ia menjadi yatim.
lalu ia pindah ke jogjakarta, tinggal dengan tokoh muhamadiyah. di kota ini juga kegemarannya nonton film terpuaskan, selain nonton wayang. dari sini ia melanjutkan belajarnya ke mesir dan bagdad. di kedua kota ini ia sering berdiskusi di kedai-kedai kopi.
gus dur dikenal sebagai orang yang nyleneh. mungkin karena visinya yang terlalu jauh ke depan. karena tindakannya sering dianggap bertentangan dengan islam. misalnya mengusulkan mengganti salam islam dengan selamat pagi. menurutnya islamisme seperti juga komunisme, gagal memberikan jawaban yang lengkap dan manusiawi terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat, terlepas dari ketulusan pendukungnya. (100)
ini sejalan dengan pemikiran m abduh, ilmuwan mesir. menurut abduh, telah terjadi kemandegan pemikiran selama berabad-abad di kalangan muslim. alasannya mereka terlalu fokus (taqlid) pada salah satu dari empat mazhab. menurut abduh, ini antitesis dari perkembangan pemikiran modern.
sudah saatnya perlu ijtihad (penafsiran pribadi) dibuka. dari pada taqlid yang yang hanya bergantung pada satu pemikiran yang sudah mapan dan sederhana maka itjihad yang disertai dengan pendekatan baru dan kreatif terhadap pemecahan masalah haruslah menjadi dasar bagi pemikiran islam modern
“memang al quran dan hadits merupakan sumber dan acuan terakhir bagi kebenaran agama, namun terdapat banyak kebenaran termasuk kebenaran agama yang dapat ditemukan dalam kebudayaan manusia. apakah dalam bentuk wayang kulit ataupun novel-novel dostoyevski. sebagai orang islam kita harus berani secara radikal mempertanyakan epistemologi dan pandangan hidup”, kata gus dur.
tampaknya mayoritas orang islam sudah berada di zona nyaman. mereka malas berpikir dan menafsirkan ulang makna teks-teks alquran dalam konteks kemodernan saat ini. selain hambatan lain yakni dari para orang konvensional yang merasa tergerogoti otoritasnya. lihat saja pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dari tahun ke tahun hanya seputar apakah mimpi basah membatalkan puasa atau halal haramnya mengucap salam pada pemeluk agama lain.
judul asli: the authorized biography of Abdurahman wahid
penulis : greg barton
penerbit : lkis
jumlah halaman : 516
