eksperimen moral (2)
aku suka melakukan eksperimen moral. tapi baru sampai pada tahap penampilan luar. seperti bulan puasa tahun lalu, sengaja aku memakai celana sobek-sobek kumal diantara para muslimin yang sopan.
reaksi mereka, seperti yang aku duga. mereka menatap “beda”. mungkin mereka menganggapku tak sopan, berandalan dan persepsi negatif lain. dengan penuh kesadaran aku berusaha memahami reaksi mereka. dan [...]
seberapa besar masalahmu?
dini hari, di sarinah thamrin bertiga kami ngobrol. sengaja memilih ruangan yang bisa menampung zen dan pito. karena mereka suka mempermainkan asap. di meja ujung, kami mojok.
mula-mula tak jelas kemana arah dan topik perbincangan. seperti yang lalu, kami lebih suka menceritakan diri sendiri. tentang masa lalu, keseharian dan rencana-rencana.
sampai zen melempar pertanyaan, kapan terakhir aku [...]
gaptek
gagap tekonologi ternyata bukan hanya pada masalah teknis. yang lebih parah adalah gagalnya menangkap karakternya. tentang internet misalnya.
pada sebuah komen aku mendapati seorang yang kecewa. setelah bersusah-susah browosing sampai teler, ia hanya menemukan postingan yang menurutnya garing dan tak bermutu.
aku pikir beliaunya tinggal di kampung ujung pulau paling timur laut yang belum terdeteksi google earth [...]
lelang lukisan
perjumpaan dengan seseorang itu ibarat membaca puisi, kita tak akan pernah tahu endingnya seperti apa.
begitu juga kamis lalu, aku bertemu dengan seseorang yang baru aku kenal. kami berbincang dari soal bagaimana agar blog bisa di baca banyak orang, soa; facebook, dan hal internet lainya .
perbincangan siang itu melebar ke masalah wayang kulit. dan dia mengakabarkan [...]


