h-4 2009 (2): senja yang paling tidak menarik
kereta bima jurusan surabaya itu berangkat terlambat 15 menit. aku duduk di samping jendela yang retak kacanya mirip tertembus peluru. kusingkap tirai, kutatap pemandangan rumah-rumah kardus tak berjendela.
pada gerbong 8 nomor 8a itu aku berkursi dengan pak tua. mungkin seorang pensiunan militer. namun melihat dia yang langsung tergolek tidur, dugaan aku ralat. daripada menanggung rasa [...]
h-4 2009: tersesat yang disengaja
libur penghujung tahun ini aku mengakhirinya dengan pergi. bertiga. namun sampai detik terakhir kami belum memutuskan tempat tujuan. tak penting akan kemana, kami sepakat akan menikmati perjalanan.
ini berbeda dengan kebanyakan orang. jauh-jauh minggu, mereka mempersiapkan, detail. apalagi saat liburan panjang ini. mulai dari tiket, penginapan, restauran, pusat cinderamata dan hal khas lainnya
sabtu (27/12) pukul 15:00 [...]
laki-laki berperut panda yang gelisah di malam natal
blok m malam natal pukul 01.30. kedai fastfood yang tak pernah tutup itu masih ramai. ruangan dipenuhi orang-orang yang berpakaian formal, mereka kelaparan sepulang dari gereja.
teman yang duduk di depanku masih mempermainkan asap rokok. awalnya kami duduk di dalam, karena ia ingin merokok, kami ke ruang terbuka yang bebas mengamati pemandangan para perempuan diskotik [...]
selamat natal
meski aku muslim (eh masih ga ya?) aku punya kenangan manis tentang natal. seminggu sebelum perayaan hari kelahiran sang mesias itu aku cukup terlibat dalam kegiatan.
waktu itu aku tinggal di rumah saudara yang semuanya nasrani. aku satu-satunya yang beragama islam. diantara kita tak pernah mempermasalahkan satu sama lain. bulan puasa, mereka menyiapkan makan sahurku. kali [...]


