never ending palestine

the_myth_of_palestine700.jpg

palestina hampir musnah dibabat israel. penderitaan mereka memunculkan simpati moslem seluruh penghuni planet. begitu banyak orang baik mengkoordinir pengumpulan dana untuk meringankan beban mereka.

aku menemukan puluhan nomor-nomor rekening tempat penampungan dana itu. namun aku hanya mencatat satu nomor saja. yakni nomor rekening milik Laela Maisyarah di Bank BCA Cabang KS Tubun, No.Rek. 526 021 7919.

selain lewat bank, aku juga menyumbang dengan mengirimkan sms. mudah saja tinggal ketik MERC PEDULI kirim ke 7505. artinya aku telah menyumbangkan uangku sebesar 5000 rupiah saja.

tentu saja aku sadar betul, uang recehan sebanyak itu tak akan sanggup mengembalikan rumah mereka yang lumat. tak mungkin menyembuhkan kesedihan ibu-ibu yang terpisah paksa dengan bayi-bayinya. apalagi menghentikan perang.

hanya segitu bantuan maksimal yang bisa aku berikan. untuk berangkat jihad ke sana, tak punya nyali. berantem tangan kosong dengan teman sebelah pun belum pernah. berhadapan dengan senjata-senjata canggih, aku tak ingin mati konyol. aku masih ingin berlama-lama bercengkerama dengan teman-teman blogger yang lucu-lucu.

ada yang lebih berhak. utamanya organisasi-organisasi dunia yang mengaku bisa menjaga perdamaian. namun selalu saja gagal. aku ingat betul, perang itu telah berlangsung sejak aku masih bocah. aku sering menyaksikan tayangan di televisi. sejak indirwan melalui dunia dalam berita sampai generasi prabu revolusi, berita perang itu tak pernah hilang.

kenapa dua negeri itu tak pernah damai? kata temanku, takdir kedua negeri itu memang tak bisa rukun. ini sudah tertulis dalam lembar-lembar kitab. benarkah?

aku jadi teringat firman jhon lenon dalam salah satu lirik sucinya, imagine there’s no countries …. and no religion too …..

 

(*images dari http://www.allthingsbeautiful.com/all_th…

 


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

35 Responses to “never ending palestine”

  1. terima kasih mas karmin perhatiaannya.
    smg allah memberkahi :)

    [Reply]

  2. nakuragen says:

    israel memang biangnya biadab. begitu juga kroni2nya.
    haruskan kita diam seribu bahasa?
    saatnya mengulurkan tangan
    bantu mereka..
    sekarang juga

    [Reply]

  3. wieda says:

    waaaaa…..aku neg ama kedua bangsa itu, dari mereka lahir kayanya udah diajari untuk saling membenci.
    Hidupnya hanya diisi dengan bunuh2 an..ga yahudi ga palestina….mereka merusak bumi Allah ini

    [Reply]

  4. dyahayu says:

    Kita amat prihatin dengan kondisi saudara-saudara kita di Palestina,terus

    bangun semangat perdamaian dan keadilan di Palestina..Doa bagi rakyat

    Palestina..

    [Reply]

  5. Anang says:

    turut prihatin atas apa yang menimpa saudara kita di palestin…

    [Reply]

  6. vido says:

    Semoga ALLAH SWT mengampuni dosa kita semua ….!!!cerita palestina gak akan berakhir sampai hari kiamat tiba ..

    [Reply]

  7. bangsari says:

    kanaan dan sekitarnya selalu jadi ladang konflik jauh sebelum masehi. mulai dari perang sesama mereka sendiri, diperebutkan bangsa lain. dan itu tetap di jaga hingga kini.

    untuk era sekarang, saya ndak melihat ada kemungkinan perdamaian dengan cara apa pun.

    [Reply]

  8. Pencerah says:

    Sudah saatnya kita boikot produk as dan israel. ganti dgn produk dlm negeri

    [Reply]

  9. Ace Pentura says:

    sorry mas aku blm replay smsnya…
    aku dukung mas…

    [Reply]

  10. masiqbal says:

    sama… kemaren juga dapet sms dari merc… israel memang biadab!

    [Reply]

  11. winmit says:

    TERORIS DUNIA = ISRAEL + AS

    [Reply]

  12. Ullyanov says:

    Palestina-Israel dapat disebut takdir karena ada yang mengekalkan. Ada pihak-pihak yang jelas mengambil keuntungan atas konflik tersebut.

    [Reply]

  13. icai says:

    semoga kedua bangsa ini segera disadarkan bahwa apa yang mereka lakukan hanya menumbuhkan kebencian diantara umat manusia

    [Reply]

  14. suamimalas says:

    semoga bermanfaat untuk saudara kita di palestina…

    [Reply]

  15. haris says:

    kalo kata temen saya, israel itu katrok: lha wong hari gini kok masih perang! dasar ketinggalan zaman!

    [Reply]

  16. mrpsycho says:

    nothing to greed or die for …

    [Reply]

  17. welly says:

    kenapa sih perdamaian susah sekali dicapai di bumi timur tengah, ada yang salah ??? siapa ??

    [Reply]

  18. Mas Koko says:

    Semoga yang maha kuasa memberi rahmad dan hidayah kepada negara2 yang berperang

    [Reply]

  19. songgolangit1 says:

    damai itu indah

    [Reply]

  20. r1d0aja says:

    hmm,, bener ia.. keknya kok sedih juga liat perang ga ada habisnya,, apalagi kalo sampe 300 tahun di jajah ia? hmm,,,

    [Reply]

  21. boeding says:

    palestin pasti bangkit..!!, israel yang sombong itu akan hancur

    [Reply]

  22. andivan says:

    Semoga segera usai.. kami hanya menginginkan perdamaian..

    [Reply]

  23. aribicara says:

    Peperangan, apapun alasanya selalu dan selalu menimbulkan penderitaan bagi mereka2 yang tak berdosa,,,,

    [Reply]

  24. lischantik says:

    Israel biadab, isarael pantas dikutuk. Derita palestina gara2 israel. Mari qta dukung palestina. Btw gimana cara praktis login ke blogdetik pake hp dgn browser opera mini coz lilis br bisa login klo ada coment yang mengharuskan qta login, pas udh login ga bisa buka dasbord jd lilis ga bs update blog, ga bs reply coment. Tulungin ya…lilis bingung nih

    [Reply]

  25. Mungkin perdana menteri Israel itu hobi maen game2 perang strategi macam Rise of The Nation… jadi setelah bosen maen game terus dilanjutin perang beneran…

    Aku tak ngewangi donga waelah nggo rakyat Palestina…

    [Reply]

  26. Wong Peniron says:

    Berempatilah pada Palestina karena kemanusiaan bukan atas nama agama.
    Jangan menjebakkan diri dan membuat kebencian baru.

    Salam damai..

    [Reply]

  27. cyperus says:

    mari kita dukung…

    [Reply]

  28. maureen80 says:

    apakah aku masih bernyawa saat melihat mereka berdamai??

    [Reply]

  29. an9el says:

    bner bro…kita berikan bantuan lewat rekening dan doa aja..
    berjihad ke sana sama aj bunuh diri :)

    [Reply]

  30. raksawardana says:

    Yang penting bantu sesuai kemampuan itu sudah bagus banget bro..
    Setahu saya kalau ga salah, Israel dan palestine sudah konflik sejak jaman nabi Musa membawa kaum yahudi dari Mesir. Mereka kemudian menjadi kaum durhaka karena murtad kepada Musa.. Kemudian mereka hengkang dari Palestina dan melanglang ke seluruh dunia.. Tahun 1940an setelah peristiwa Holocaust (PDII) dengan dibantu zionist Inggris, mereka kembali ke Palestina dan mulailah perebutan lahan..
    Menurut saya, ini bukan perang agama sih bro.. tapi perang perebutan lahan.
    Tidak ada yang lebih baik. Hamas, Fatah dan Israel.. Semuanya2nya menggunakan kekerasan (rudal dan bom bunuh diri) dalam menyatakan keinginan. Semuanya memakan korban yang tak bersalah. Hanya saja Israel lebih kuat sehingga korban yang jatuh di pihak Palestina menjadi jauh lebih banyak.
    Jadi jihad atas nama agama kurang tepat, yang tepat adalah jihad atas nama nilai-nilai kemanusiaan.. Sehingga semua agama harusnya mengutuk perang tersebut dan mulai membantu ke arah yang lebih baik..

    [Reply]

  31. farcham says:

    Assalamualaikum..
    salam kenal,
    Hemm, saya salut dengan Anda.

    [Reply]

  32. saras says:

    Oh, satu lagi:

    http://markhumphrys.com/ips.html

    Please, read and reflect.

    [Reply]

  33. Wooten31Dawn says:

    Houses and cars are not cheap and not everyone is able to buy it. However, loans was created to aid people in such hard situations.

    [Reply]

  34. Dyeddypal says:

    OMG, it is still accepting donations! Fantastic example of a creative fundraising effort that raised $10,000 in 48 hours to build a classroom at the school in Tanzania.

    [Reply]

Leave a Reply