aldie memutuskan bekerja di rumah sendiri
semua pekerja, nyaris menghabiskan seluruh waktunya di pabrik. berangkat ketika ngantuk belum terpuaskan dan pulang saat pintu terkunci rapat. setiap hari, bulan tahun sampai mati. beberapa malah berumah di tengah-tengah pekerjaan.
sampai-sampai tak menyadari anak-anak mereka telah meninggalkan tubuh kecilnya. cukup dilematis. apalagi di kota metro ini. namun masih ada cara untuk mengatasi. contohnya aldie. dia mengundurkan diri dan memilih bekerja di rumah sendiri.
suatu siang, dia mempersiapkan desain untuk kampanye pabriknya. ia menerima laporan, anaknya terjatuh dari sepeda. rupanya peristiwa itu ditafsirkannya sebagai peringatan. selama ini anak-anaknya ditelantarkan.
lintang dan langit, dua anaknya. agak bosan aku mendengarnya karena begitu seringnya dia menceritakan keduanya. cerita solah tanpa ending. tentang ekspresi kesalnya, sering jajannya dan pertanyaan-pertanyaannya yang orang bijak pun tak bisa menjawabnya.
namun semuanya itu membuatnya tetap tersenyum.
ia tak akan melewatkan momen itu lagi. menyusun dan menyimpan peristiwa yang tak berulang itu dan menjadikannya kenangan. selebihnya ia tak mau menyerahkan bulat-bulat pendidikan anak-anak itu di ruang-ruang yang sewanya mahal saja.
setiap saat ia ingin mendengar kedua anaknya memanggil lembut, ayah.. ayah…, mendengar keluhan dan keceriannya. ia berharap anak-anaknya tetap menanyakan ketika dia baru saja pulang. dan mereka juga tak menolak menjawab ketika ditanya kemana akan pergi.
aldie ingin selalu memandang bening mata kedua anaknya. katanya, tak hanya ada tujuh keajaiban dunia di sana. namun sejuta, bahkan lebih.



pertamaxx kah?
aldie yang itu kah?
[Reply]
inspirasi dari anyer
akan selalu ada dilema mas, dan akhirnya harus memilih. tak ada pilihan yang 100% benar, tetapi pilihan harus dipilih dengan segala konsekuensinya.
pilihan aldi, mungkin pilihan terbaik saat ini
salam buat aldi yo…
[Reply]
suatu pilihan yg bijak
[Reply]
hidup penuh pilihan, tak ada pilihan yang salah selama kita menerima konsekuensi dari pilihan yang kita ambil.
[Reply]
jadi: aldie pulang ke yogya?
ah, kebayang senangnya lintang dan langit…
cinta memang dapat menembus ruang dan waktu, tapi jika itu sudah melibatkan anak-anak, a week end father, bagaimanapun penuh cintanya dia, memang tidak cukup.
apapun alasannya… kalau masih bisa diusahakan, idealnya sebuah keluarga memang ngumpul. hatinya ngumpul, mangan ya ngumpul (gak bener juga kalo ora mangan soale, hehe ).
d.~
[Reply]
Pasti akan rindu sekali dengan mas Al.., bencandanya itu. kalau ada mas al pasti seru. Tadi pagi, aku tanya dia mau jalan-jalan jawabnya. Aku pikir Dia mau pulang dulu ke yogya….
[Reply]
Waduh, kok dipublish Mbah
Waktu itu ada laporan anakku jatuh dari sepeda motor dibonceng ibu dan sepupu, kepalanya terbentur aspal, lecet. Ibunya langsung telp dari TKP, backsound anakku menangis kesakitan bikin dengkulku lemes. Banyak lagi momen penting bersama mereka yang lewat begitu saja.
Jadi, aku harus pulang. Terima kasih, kemarin sudah menjadi bagian dari ‘nyanyi sunyi’ku…
[Reply]
Hmmm… Lintang dan Langit pasti bahagia sekali…
[Reply]
Semoga keputusan mas Aldie membawa berkah buat keluarganya…
[Reply]
Saya juga ingin sekali begitu. Tapi segala sesuatu ada kosekuensinya. Saya memilih kompromi saja. Tidak resign tapi juga tidal fulltime. Hidup adalah tentang kearifan memilih. Hari senin, hujan-hujan, enaknya ngapain we?
[Reply]
wheewww… bro aldie… apakah karna postingan ‘kursi yang hilang’ itu…??
tapi semoga pilihan itu adalah yang terbaik bagi keluarga. aku dukung buwat ayaaaahh…
yang penting tetep posting ajaa….
[Reply]
good luck mas aldie ya,
ini serasa judul lagu Kla-Project itu mas [yang sering mas denger]: `Yogyakarta`, `jarak dua kota`, hehhee..
keep in touch ya mas aldie..
[Reply]
akhirnya .. dibukakan juga pintu hidayahNya di hatimu nak.
salam buat anak2mu yo ….
~padahal kamu udah merencanakan hal ini berbarengan dengan waktu aku meninggalkan pabrik itu to ??
[Reply]
semoga kekuatan cinta untuk anak dan istri menjadi semangat untuk menjaga kebersamaan… insyaAllah rejeki juga akan datang bila di dukung oleh kasih sayang keluarga…
[Reply]