cara marah yang benar

24 Jan 2009

buku tipis ini sengaja aku baca karena judulnya yang unik: di bawah pohon jambu air. judul aslinya under the rose apple tree. yang nulis thich nhat hanh. ukurannya cukup kecil, namun menyimpan informasi besar. dari buku ini aku baru tahu bagaimana mengelola kemarahan.

di sekitar kita masih sering kita lihat orang-orang yang gagal memanaj kemarahan yang dia punya. uniknya, malah orang-orang yang punya kewenangan besar yang sering lebih ekspresif membanggakannya. bapak kepada anaknya, tukang mie ayam kepada pembantunya atau kakak kepada adiknya.

menurut buku ini, kemarahan tak bisa lepas dari kebahagiaan. kedua kondisi itu saling mewujudkan (interbeing, hal 65). kemarahan yang buruk/jelek ibaratnya seperti sampah. kebahagiaan yang menyenangkan itu mirip bunga mawar. tak akan pernah ada bunga mawar yang indah tanpa keberadaan sampah yang busuk.

sampah dan bunga mawar ada dalam tubuh kita. kita harus menyadari sepenuhnya. untuk itu kita harus tahu bagaimana mengelola sampah dengan baik sehingga menjadi bunga mawar yang indah. tidak sulit sebenarnya.

ketika kemarahan datang, sadarilah sepenuhnya kita sedang marah. kita tak perlu mengusir atau menghindarinya. ada ilustrasi menarik di buku yang yang diterbitkan karaniya ini bagaimana cara mendamaikan kemarahan.

ketika seorang ibu menghampiri bayinya yang sedang menangis, ia tidak menghentikan tangis bayinya dengan membekap mulut atau memukulnya. ia membiarkannya namun ia menggendong dan memeluknya lembut penuh cinta. perlahan-lahan bayi itu lebih tenang dan damai.

seperti itulah kita seharusnya memperlakukan kemarahan. intinya, kita harus mempunyai perhatian yang penuh kesadaran. caranya dengan latihan pernafasan. latihan itu akan membantu kita untuk lebih bisa memahami makna gerak keluar masuknya nafas kita. tentang perolehan makna ini, sangat tergantung pada masing-masing individu.


TAGS


-

Author

Follow Me