kampanye-kampanye


Written on 29 January 2009 – 15:25 | by fanabis

mui memfatwakan, tak nyoblos pada pemilu maret nanti tak berdosa, andai pemimpin yang layak tak ada. lepas dari kalian percaya atau tidak fatwa itu, mari kita cermati calon pemimpin itu dari kampanyenya.

pdip mengkampanyekan sembako murah. mayoritas penduduk indonesia adalah petani dan nelayan. mereka penghasil utama kebutuhan pokok. kalau harga sembako murah, nasibnya akan tetap miskin. karena mereka menjual hasil panennya untuk mencukupi kebutuhan lainnya. margin yang petani/nelayan sangat kecil sehingga tetap tak kuat membeli kebutuhan lain. apalagi harga pupuk selalu melangit ketika musim tanam tiba.

gerindra cukup keren visualisasi iklannya di televisi. mengusung tema yang sama, mengusahakan sembako murah. selain itu gerindra menghimbau untuk selalu memakai produk dalam negeri. namun ternyata, konon iklan yang keren itu sutradaranya asing kelas hollywood.

golkar, ingin mengekspor beras tahun ini. partai beringin ini mengklaim telah sukses melakukan swasembada beras. tentang angka-angka riilnya tak disebutkan. dan semua partai juga begitu menyemburkan slogan-slogan kosong tidak jelas.

mereka membuai rakyat dengan kata-kata manis yang sungguh menyesatkan. andai menang semua pemimpin berjanji ingin mensejahterakan rakyat. sejahtera yang seperti bagaimana, gelap. tak ada indikatornya. celakanya tak ada rakyat yang mempersoalkan. atau malah karena mereka telah begitu apatisnya?

andai mereka punya keinginan baik untuk benar-benar mensejahterakan rakyat, mestinya mereka berani menyodorkan angka-angka jelas dalam kampanyenya. misalnya andai jadi presiden, angka pengangguran akan berkurang 0.001 persen. pendapatan perkapita naik 1,01 persen dan seterusnya.

adakah calon presiden yang berani menyebutkan targetnya seperti itu?

tentang iklan partai demokrat lebih menyedihkan. mereka mengklaim kesuksesannya dengan berhasil menurunkan bbm tiga kali. duh pak pemimpin partai konstituen tuh memang tak sekeren yang anda bayangkan. namun jangan kebangetan gitu lah. :)

jadi… lalu…. oh……


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis


  1. 30 Responses to “kampanye-kampanye”

  2.   By anny on Jan 29, 2009 | Reply

    iya nih capres kita yg namanya ibu Mega kok bisa bisanya kritik tapi menjatuhkan, sungguh tidak ngasih contoh yg baik sm rakyatnya.

  3.   By cyperus on Jan 29, 2009 | Reply

    tau tuh… kek gitu ga cocok jadi presiden..

  4.   By yoana on Jan 29, 2009 | Reply

    Yuhuuuu………PertamaX
    Comment dulu baru baca,ck…ck…ck… :D

  5.   By icai on Jan 29, 2009 | Reply

    gitulah mas kalo lagi cari perhatian

  6.   By eeta on Jan 29, 2009 | Reply

    Jd bingung..

  7.   By Fanz on Jan 29, 2009 | Reply

    Pilih mana yah bsk?

  8.   By pitik on Jan 29, 2009 | Reply

    hehehe…begitulah negerimu ini mas

  9.   By omoshiroi on Jan 29, 2009 | Reply

    jadi…lalu….oh… tidak usah mencontreng sahaja.. karena itu hak kita.. hak untuk memilih ataupun untuk tidak memilih..

    ^hanya mentjoba mlanjutken kata-kata terakhr^

  10.   By easy on Jan 29, 2009 | Reply

    nah kan..
    mas Kw malah bikin aku jadi makin bingung mo nyoblos siapa

  11.   By kenny on Jan 29, 2009 | Reply

    oh..ah…tambah bingung milih

  12.   By luvjoy on Jan 29, 2009 | Reply

    Udah lah yang penting datang pemilu.. nyoblos aja kertasnya. Terserah mau sebanyak apa pilihan yang dicoblos.. hehehe. Daripada kertasnya dipakai orang lain?

  13.   By ichanx on Jan 30, 2009 | Reply

    hmm… semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing…. yang jelas kalo gw sih, anything but gus dur.. hehe

  14.   By okta sihotang on Jan 30, 2009 | Reply

    aye cuma bisa geleng2 kepala aja deh..

  15.   By epi on Jan 30, 2009 | Reply

    saya gak milih deh, kan gak dosa. Daripada milih tapi pilihannya gak ada yg bener, takutnya malah jadi dosa :D

  16.   By bangsari on Jan 30, 2009 | Reply

    tahu ndak, PM Malaysia Badawi menurunkan BBM sampai 8 kali. tapi ga dipake buat bahan kampanye tuh.

    satu lagi, orang-orang malaysia sering kali berkata: “kita harus berhati-hati dalam bertindak. sebab kalau tidak, dalam 20-30 tahun lagi, nasib kita bisa seperti Jakarta”. Nah lo…

  17.   By windrey on Jan 30, 2009 | Reply

    dari dulu emg ga simpati liat mega.. hueheuhue..

  18.   By boeding on Jan 30, 2009 | Reply

    janji-janji….samapai kapan???, buktinya sama saja ga ngaruh ke kita mah

  19.   By julie on Jan 30, 2009 | Reply

    pokoqnya sekali golput teteeep golput

  20.   By babacilukba on Jan 30, 2009 | Reply

    aduuuhh, berat beneeerr postinganmu, maaasss… cerita ttg Lik Man aja lagi… heeheehee…

  21.   By Loneliness Whitebear on Jan 30, 2009 | Reply

    klo bahas politik bisa puyeng euy… :-(
    soalnya ribet amat…
    ga da yg bisa dipercaya.. :-(

  22.   By Blog Cantik on Jan 30, 2009 | Reply

    Salam kenal ya…!

  23.   By Juliach on Jan 30, 2009 | Reply

    Sampai sekarang, aku belum dapet surat dari KBRI tentang program tiap partai… dan undangan nyoblosnya… tahu tuh!

  24.   By iwan on Jan 30, 2009 | Reply

    wah banyak kali teman kamu….
    salam knal juga yah dari aq bolehkan

  25.   By maureen80 on Jan 30, 2009 | Reply

    walaaahhh.. aku jadi penasaran sama sutradara iklan partai gerindra… orang hollywood?? syapa ya mas?? kok mau2 nya..?? xixixi..

  26.   By aribicara on Jan 30, 2009 | Reply

    Bang Kw …. Makasiiih dah mbelaain Petani :D
    Kliatanya memang yang dipikirkan jangan bgaimna menurunkan harga smbako
    Tapi bagaimana Pemerintah memikirkan supaya bagaimana Pendapatan Warganya Naik sehingga kalau harga kebutuhan naik Masyarakat tdk perlu khawatir. karena dengan tingginya pendapatan maka masyrarakat tdk perlu khawatir karena semua mampu membeli :)

    Bukanya malah NginjaX PETANI untuk kampanye tak Berkwalitas itu !!! :D Hmmm … *Jadi kebawa emosi nich :D

  27.   By yosephs on Jan 30, 2009 | Reply

    baiklah, akan saya anjurkan kwn2 yg mu milih agar pilih semua calon dari semua partai, mereka semua bagus2 janjinya… :-D

  28.   By aldie on Jan 31, 2009 | Reply

    Mbah, bukannya memang begitu esensi kampanye? Kampanye memang selalu berisi harapan, janji dan mimpi. Soal nanti akan kesampaian atau nggak ya ‘nanti dulu’ hehehe. Yang penting bagaimana bisa “menghipnotis” massa dengan kampanye itu. Boleh dibilang kalau kampanye itu seperti menjual harapan. Dan dalam hukum jual-beli sudah jelas: Laku atau tidak laku.

  29.   By iwan on Feb 1, 2009 | Reply

    yang perlu dipertanyakan sebenarnya kapan kampanye di mulai kok di televisi para tokoh politik sekarang dah berlomba2 kampanye…
    aku kirakan ada peraturannya….

    gmana….???

  30.   By yudhiapr on Feb 1, 2009 | Reply

    kok nyoblos sih? khan “dicontreng” to pakdhe. hehehehe

    jangan lupa bawa spidol sendiri, sapa tau yang disediain panitiatintanya abis, atau macet lah…..

  31.   By primatajoz on Feb 4, 2009 | Reply

    gmna halaman yang kosong penuh seabrek gtu………..

    tp aku atas artikel ini………

    terinspirasi drimana?????????????
    http://primatajoz.blogdetik.com/wp-content/avatars/user/e7c/cuteee1.JPG

Post a Comment