Archive for January, 2009

blogger terpilih

January 22nd, 2009, posted in daily

pemenangx.jpg

blogger kini sedang diperebutkan, baik oleh produsen maupun tokoh politik. mereka berusaha berintim. ini menguntungkan para blogger karena mereka akan melibatkan para blogger dalam kegiatan. salah satunya dengan blogging competition maupun bloggership.

misalnya nona dita. peneliti di salah satu LSM ini terpilih sebagai penerima Bloggership pertama di Indonesia. ia berhak menerima uang Rp. 15 juta, smart phone windows mobile, jalan-jalan gratis ke 3 provinsi selama 6 bulan. seluruh biaya ditangung oleh pemberi bloggersip, microsoft indonesia.

dari kabar yang berhasil aku kumpulkan, ada beberapa lomba blog yang sekarang sedang berlangsung.

1. blogging competition 2009 yang diadakan oleh calon presiden 2009, budiakso. temanya, aku untuk negeriku yang dilaksanakan dari tanggal 12 Januari 2009 12 Februari 2009.

2. djarum black blog competition yang berlangsung mulai tanggal 06 Desember 2008 sampai dengan 31 Maret 2009.

3. masuk dapur contest. sesuai namanya, lomba blog yang mengusungg tema mengenai per”dapur”an. lomba ini berakhir tanggal 21 februari 2009

4. speedy blogging competition yang berakhir tanggal 31 januari 2009

5. sayembara blog khusus yang berisi tentang bola. berakhir 31 januari 2009

minat, silakan daftar.

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

semua hanya cuman

January 21st, 2009, posted in daily

masih ingat saat terakhir menjilati perangko, menempel ke pojok kanan atas amplop? kalau tidak ingat sama sekali, tak apa-apa. karena mengenang romantisme masa lalu itu kini tak penting lagi. hanya akan menyesaki memori meski konon spacenya takkan pernah penuh.

seorang teman menyampaikan kerinduan masa yang telah lewat itu. aku mendengarkannya takzim. namun kami punya persetujuan yang beda. ditengah-tengah perubahan yang seperti berlari ini, terlalu sia-sia mengingat masa lalu. masih ada dua ribu empat belas hal di hadapan kita yang kita harus tahu.

berkejaran dengan hal baru itu sungguh suatu hal yang menguras energi, pikiran dan perasaan. utamanya mereka yang berintim dengan tekonologi informasi. nyaris setiap hari ada produk atau sesuatu ciptaan baru. bahkan beberapa produk software gagal launching karena momentnya sudah lewat.

website konvensional yang kurang memberikan ruang untuk berinteraksi dengan user menjadi kuno ketika muncul web 2.0 yang user generate content. sosial media friendster sempat menjadi idola, namun berangsur-angsur ditinggalkan. muncul produk yang lebih berdaya, faceebook.

ketika blog sedang di atas angin, muncul produk plurk, kronolog, ngecap dan lainnya yang lebih ringkas. terus begitu, silih berganti setiap detik, menit dan hari. semua produk ciptaan itu menjadi hanya sebentar pentingnya. semua hal begitu cepat membasi. termasuk istilah dan kosa kata baru.

sungguh menyedihkan ketika mendengar seorang penyair muda yang tenar meminta tolong temannya untuk mengajari bagaimana cara mengirimkan email dengan software yang namanya asap. padahal yang dimaksud sekretaris redaksi koran besar itu adalah As Soon As Possible. bahasa slank di dunia per”email”an.

mungkin dia selama ini terlalu berasyik masyuk dengan cara lama. ia terlena menjadi seorang pemuja. menganggap sesuatu itu selamanya penting. padahal jika terlalu banyak menoleh ke belakang, akan selalu dikendalikan olehnya.

untuk menghindarinya, jangan pernah menganggap sesuatu itu terlalu penting. semua ini hanya “cuman”. ya cuman dan tak penting-penting amat. yang lebih penting? kayaknya ga ada. :)

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

ibu-ibu yang momong di XXI

January 19th, 2009, posted in daily

jangan pernah tersinggung jika dianggap penonton film yang bodoh. seorang penikmat sekaligus kritikus film saja di depan penjual tiket bisa dianggap cupu yang harus di jelas-jelaskan genre film apa yang sedang di putar.

mbak penjual tiket mungkin tak terlalu salah. aku pernah ngantri di belakang ibu-ibu yang lama sekali berdiskusi dengan mbaknya sebelum memutuskan film apa yang akan ditontonnya. ibu itu menanyakan tentang apa film yang sedang diputar di theater 1 sampai 4.

rupanya menonton film bagi ibu itu hanya sekedar untuk membunuh waktu saja. beruntung ada film yang sedang diputar, andai tidak pun tak akan mempermasalahkan. apalagi, baginya harga tiket yang cuman 15 ribu. andai tak selera bisa langsung keluar.

pada minggu 18 januari 2009 pukul 15 30, pertama kalinya aku nonton film di deretan kursi paling depan. nomor P6. aku terpaksa menjereng mata lebih lebar dan sedikit mendongakkan kepala. seluruh kursi terisi semua, tak ada sisa.

aku menoleh ke belakang, tak hanya orang-orang tua yang menonton. namun juga nampak puluhan anak-anak yang berusia di bawah lima tahun. bahkan dari suara jeritanya, aku menduga dia masih bayi.

dan benar, aku lihat dipojokan sebelah kiri, tepat di bawah layar tampak kereta dorong bayi warna biru muda. kasian sekali anak-anak itu harus memeloti layar yang kelebatan gambarnya begitu cepat dan sepotong-sepotong. selama dua jam.

apalagi yang diputar jelas-jelas bukan film anak-anak. di sana ada perang, ada darah-darah berceceran dan ada adegan ciuman. namun selama pertunjukan tak ada jeritan atau suara rewel. mungkin mereka ketiduran. :)

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

sebab depo pertamina plumpang terbakar!

January 18th, 2009, posted in daily

minggu, 18 januari 2009 pukul 21:20 depo pertamina plumpang terbakar. 5 menit kemudian mobil kebakaran datang. nyaris 5000 kilo liter premium ludes terbakar. menurut breaking news metrotv pukul 00:10 masyarakat telah mengantri di spbu-spbu. menteri energi yusgiantoro meyakinkan, tak akan ada kelangkaan bbm. dia juga menghimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi macam-macam.

sampai postingan ini ditulis, api makin membesar. ketinggian mencapai 100 meter. kira-kira apa sebabnya tangki nomor 22 itu meledak? sampaikan imajinasi kalian yang terliar? :)

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis