green canyon

gk

green canyon, bukan grand canyon. sebutan aslinya cukang taneuh. untuk mencapai tempat ini dari jakarta perlu waktu 7 jam melaui jalan darat. keelokan tempat ini telah populer sejak jaman penjajahan. namun aku baru menjelajahinya minggu kemarin (29/03/2009).

kami berdelapan berangkat dari muara dengan ketinting. perahu plastik itu menantang arus sungai yang lebarnya dua puluh limaan meter. airnya tenang kehijaua tosca-an, sangat pas sebagai kediaman para buaya muara.

makin ke hulu arus sungai makin deras. andai perahu jukung berpenumpang 5 orang ini terbalik, atau terkena kibasan ekor anakonda sebesar pohon kelapa, apa yang akan kami lakukan? tak satupun dari kami bisa berenang.

lihatlah di kiri-kanan. sepanjang perjalanan itu. pepohonan besar dan rimbun sangat padat. karena pekatnya, pandangan kami tak bisa menembus ada apa di dalam hutan. konon banyak ditemukan ular phyton sebesar paha orang dewasa. juga biawak-biawak raksasa berkeliaran. yang perlu di waspadai juga adalah nyamuk-malaria.

pergi bareng-bareng, rupanya bisa mengurangi ketakutan kami. celotehan burung-burung dan hewan entah apa terdengar seperti orchestra. kami menyusuri sungai yang kedalamannya lima belasan meter. menurut pemandu, banyak beredar kisah magis dan angkernya sungai ini. dan kami sedang menuju ke sana.

benar, tempat itu yang sungguh menakjubkan. perahu terhenti oleh karang-karang yang menjulang. ternyata sungai ini membelah gua raksasa. stalagtit (bukan stalagmit) menjuntai ke bawah, kanan-kirinya terhampar relief batu-batu yang dicipta alam.

greencanyon-pose

kami turun, ingin memotret. tetesan-tetesan air seperti gerimis, akar-akar pohon menyadarkan, petualangan kami seperti di film. ternyata kami sekarang berada di dalam perut gunung galunggung. suasana agak gelap, sinar matahari tak bisa masuk.

kepenasaran kami untuk terus menikmati kedahsyatan dan keseruan petualangan tak surut. kali ini kami harus berenang di sungai yang makin curam. untuk memudahkan, kami berenang dengan bantuan tali yang terpasang sebelumnya. andai tali yang dikaitkan batu itu putus, kami akan meluncur bebas dan kepala terbentur karang. apalagi jika hujan deras di puncak gunung.

usaha keras itu sepadan dengan hasilnya. kami menikmati pemandangan yang sungguh eksotis. tempat indah ini berada di desa kertayasa, cijulang, ciamis ini jaraknya 30 km dari pantai pangandaran. kapan-kapan ke sana lagi yuk. makin ke atas ada banyak curug-curug kecil dan sarang kelelawar.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

36 Responses to “green canyon”

  1. didut says:

    waduh jadi pengen ….brp jauh ya dr semarang …biasanya aku ke karimunjawa kl pengen lari dari rutinitas

    [Reply]

  2. itempoeti says:

    Kapan kesana lagi? Ajak2 dong… :)

    [Reply]

  3. Rudi Gudel says:

    Jadi penasarn nich..pengen kesana…
    kapan ya kesampean

    [Reply]

  4. abrus says:

    wowww … kereennnn … pemandangan yg indah

    [Reply]

  5. icai says:

    kalo kesana lagi ajak aku ya ….

    [Reply]

  6. depz says:

    ahh kerennya

    [Reply]

  7. tanyasaja says:

    wedewwwwwwww mantap bgt….mas kw ajak2 dunk…hehe :)

    [Reply]

  8. dr_naziel says:

    Sampe ke air terjun-nya ga?
    kalo aernya lagi surut bisa ampe ke atas, bang

    [Reply]

  9. bangsari says:

    aku mengunjunginya sekitar 5 tahun lalu, tapi bayangannya masih kuat. menyegarkan!

    [Reply]

  10. andivan says:

    yuk kesana, asik tuh..

    [Reply]

  11. julie says:

    pantusan ga ada kemaren ga taunya jalan2

    [Reply]

  12. shinTarini says:

    wah, jadi pingin ke sana :D

    [Reply]

  13. ronggur says:

    foto2nya kurang banyak mas, bagus banget kayaknya tempatnya

    [Reply]

  14. eeta says:

    Seru kayaknya..

    [Reply]

  15. evi says:

    keren!! begitu kata temanku yg udah kesana.
    tapi ama curug cikaso sukabumi selatan bagus mana Mas…?

    eh, klo stalagtit itu pasti yg menggantung ya…?
    pokoknya jaman sekolah dulu yg aku inget klo ‘tit’ pasti nggantung hehehe…. :)

    [Reply]

  16. idana says:

    kereeen bgt ne…

    [Reply]

  17. jalan-jalan nya kok ga ngajak-ngajak

    [Reply]

  18. irul says:

    wah keren banget…dimana sih tempatnya, aku pengen ke sana juga

    [Reply]

  19. aribicara says:

    Ak kox jadi inget acra Si BOLANG yah? :D Ckckckckck….. Bener2 jadi petualang yach … :D

    [Reply]

  20. Paluhlimbuy says:

    Asik…..! Ini baru berpetualang…

    [Reply]

  21. ontohod says:

    pengen kesana euy… cuma baru bisa liat ditivitivi aja :-(

    [Reply]

  22. hankristi says:

    waduhhh..enak banget..Nggak ngajak2….

    [Reply]

  23. anny says:

    Nanti adain kopdar disana yuk bareng blogger :D

    [Reply]

  24. wuaahahahhahha h.. gak ngajak-ngajak!!!!

    [Reply]

  25. Pencerah says:

    potoku mana tuh?

    [Reply]

  26. melly says:

    wah gila..pengen banget menjelajah seperti itu.. (tp apa berani yah :D )
    ngebayangin aku di antara kalian…
    seru banget yah..

    [Reply]

  27. yoana says:

    Ikutan dong Mas tapi richa mungkin agak anti ama kelelawar,hehehe :)

    [Reply]

  28. delonelybie says:

    i…waw… :mrgreen:
    gimana kalau kopdaran di sana aja….
    hehehehe….

    [Reply]

  29. Ace Pentura says:

    Wah senengnya masih bisa berpetualang…

    [Reply]

  30. yenin says:

    adventure
    wuih,pengennn

    [Reply]

  31. vany says:

    keren euyy…

    [Reply]

  32. thopo says:

    sayang kmr pas tour ke bandung terlewati karena terbatasnya waktu :(

    [Reply]

  33. oeliexzchoemi says:

    keren beD dagh…mas …ajarin Q cara mempercantik blog ini dunkkkk

    [Reply]

  34. Anonymous says:

    keren beD dagh…mas …ajarin Q cara mempercantik blog ini dunkkkk

    [Reply]

  35. anggi says:

    penegn banget kesitu..

    [Reply]

Leave a Reply