Archive for April, 2009

kenduri kata di hut buma

April 20th, 2009, posted in daily

segeralah datang ke toko buku dan langsung menuju ke bagian bahasa atau puisi. pastinya, kau tak akan menemukan puisi-puisi yang bentuk dan isinya lucu-lucu, fresh dan genial. “semua bisa berpuisi” kata mereka.

di acara hut buma di es teller 77, sore itu komunitas buma merayakan sembilan tahun keberadaanya. tema kali ini, “menurut lo”. acara buma selalu menarik, dan gokil. berikut beberapa aksi sesorean kemarin.

1-endang-johani-vito

1.ibu endang johani dan vito, selain berpuisi juga bermusikalisasi

3-puisi-massal

2. puisi massal. suara-suara berisik yang tak jelas, persis teriakan-teriakan di terminal pun adalah puisi.

4-binharlanboer
3. bin harlan, berpuisi sambil menyanyi dan mendongeng.

5-visualisasi-puisi
4. visualisasi puisi yang dibuat oleh primas (?), judulnya kursi. primas berpuisi melalui gambar-gambar yang bergeraknya cukup pelan.

6-puisisasi-visual
5. puisisasi visual yossi fe: tulisanmu adalah puisiku. di film pendeknya itu yosi membacakan tulisan-tulisan yang berada diseputaran kebun raya bogor. lucunya tak main-main.

7-michael-johani
6. mikhael johani, membaca puisi gadis kosmis dan kehidupan virtual

8-ras-muhammad
7. ras muhammad, ada juga grup perusak suara.

9-dita
8. dita membacakan puisi yang baru saja di tulisnya.

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

sea son:aku cinta sejatimu

April 18th, 2009, posted in daily


video klip ini baru akan beredar dari tipi ke tipi bulan depan.
silakan dinikmati
kurang puas, silakan berkomentar
jika suka, bisa disebarkan
:)

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

panggil aku kartini saja

April 15th, 2009, posted in buku

sosok perempuan abad lalu (lahir 1879) ini selain musuh para feodal, menuntut kesetaraan dengan laki-laki, dia juga seorang pluralis. ia mempunyai pemahaman keyakinan yang sangat universal.

sebagai perempuan ningrat jawa, ia tak bisa lepas dari adat yang melingkunginya. termasuk keyakinannya yang magis. dia menulis, “bunga-bungaan dan dupa memang tidak dapat ditinggalkan dalam seala hal oleh kami orang jawa” (1). keyakinan ini dibuktikannya dengan menyarankan temannya annie glesser untuk meminta berkah ke sebuah kuburan orang yang dianggap keramat: sunan mantingan.

“kemarin annie telah mengalami sesuatu yang bersifat jawa. anneke ikut bersama kami masuk ke dalam gedung kuburan-kuburan keramat itu dan bersama-sama kami duduk di lantai pada kaki kuburan. dupa pun di bakar dan menyusullah komat-kamit doa yang melayang-layang diatas kepala kami dan bau dupa pun……..”

pengaruh bacaan sejarah barat, dari renaisance sampai pemikiran-pemikiran agama nasrani yang menimbulkan perpecahan, dia meyakini, “agama dimaksudkan sebagai karunia bagi umat manusia untuk mengadakan ikatan antara makhluk-makhluk Tuhan. kita semua adalah saudara, bukan karena kita mempunyai satu leluhur, yaitu leluhur manusia, tapi karena kita semua anak-anak dari satu Bapa (2)

sependek hidupnya yang hanya 25 tahun, perempuan visioner ini menolak membunuh makhluk hidup apapun. ia memutuskan menjadi vegetarian. keputusan ini didasarkan pada keyakinannya tentang budha.

“aku adalah anak budha, dan sebutan itu saja sudah cukup bagiku untuk tidak makan daging (3). kepada novelis ingris henry fielding ia memuji, “itulah seorang idealis. yang mempropagandakan keyakinannya yang sangat indah, mengalahkan kejahatan dengan cinta.”

tentu saja, kartini yang pelukis dan pengarang itu juga menganut agama warisan orang tuanya, islam. kepada stella tahun 1899 ia mengatakan, “dan bagaimanapun, aku adalah seorang muslimat, karena leluhurku beragama islam. bagaimana mungkin aku bisa mencintai agamaku kalau aku tidak mengenalnya? tidak boleh mengetahuinya? quran terlalu suci untuk diterjemahkan dalam bahasa apapun. di sini tiada seorang pun mengenal bahasa arab.

kartini adalah seorang yang religius, tanpa berpegang pada bentuk-bentuk keibadahan ataupun syariat. Tuhan dipahami sebagai sumber hidup yang yang mengikat setiap orang dengannya tak peduli apapun agama yang dianut, bahkan juga si ateis sekalipun. (5)

dahsyat!

data buku:
judul: panggil aku kartini saja
penulis: pramoedya ananta toer
penerbit: lentera dipantara
jumlah halaman:301 ( 1:255, 2:146, 3:246, 4:248, 5:260)

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

wisata bencana

April 12th, 2009, posted in jalan ke sana

jebolnya situ gintung meratakan pemukiman menjadi hamparan kali. kejadian pagi dua minggu lalu itu menyisakan anak-anak yatim atau sebatang kara. selebihnya daerah bencana itu menjadi kawasan wisata. minggu (12/04/2009) pukul 15:30, di sela-sela suara dzikir yang meratap-ratap, aku berada diantara kerumuman itu.

5-ramai

1. warga masyarakat yang penasaran ingin melihat secara langsung. sekelompok ibu-ibu majelis taklim membawa selembar kertas biru muda, puisi yang berjudul “pertanda tanpa kata”.

1-antri
2. antrian masyarakat untuk masuk ke tanggul yang jebol. tak pakai tiket, namun jika ingin membantu bisa dimasukkan ke dalam kardus di depan pintu masuk yang dijaga organisasi massa.

2-tanggul

3. tanggul yang jebol itu ternyata terbuat dari tanah merah murni. di atasnya diasangi paving block dan dimanfaatkan sebagai jalan raya. dari keterangan tim relawan, kerapuhan tanggul ini sudah terdeteksi dengan merembesnya air. sebagian warga malah sudah mengungsi.

3-pusat-longsor

4. rumah padat itu kini menjadi hamparan kali. konon beredar isu, sekitaran jam 2 dini hari sebelum bencana, terdengar gedoran di setiap pintu. warga yang bangun, selamat.

4-masjid
5. masjid yang selamat, dijadikan salah satu posko bencana dan dzikir berjamaah.

6-menatap
6. sebuah keluarga menatap isi situ yang kini kosong.

7-jualan
7. pedagang sangat banyak jumlahnya. selain makanan, ada juga penjual kura-kura argentina dan tikus putih.

8-motret4x
8. aktivitas “wisatawan” yang paling banyak dilakukan.

  • Facebook
  • Google
  • TwitThis