warung samping tempat tinggalku

Posted by fanabis on Jun 7, 2009 in daily |

tak lama lagi, kalian tak akan melihat koin-koin lagi. mesin-mesin kasir itu menelan rakus koin-koin itu  dan memuntahkannya dalam bentuk kepingan permen warna rasa buah. meski ini bentuk penipuan terselubung, jarang konsumen mempermasalahkan. termasuk aku

(kapan-kapan aku akan suvey kecil-kecilan, boleh tidak belanja dengan uang kembalian tetap uang, bukan permen).

warung yang aku datangi sore itu sungguh-sungguh keterlaluan. selain mengganti koin dengan permen, mbaknya dengan sangat sopan meminta maaf karena sengaja mencampur belanjaan ke dalam kantong plastik yang sama. ice cream campina 250 ml, di campur dengan minyak angin cap kapak.

oh ya, sebelum menyensor barcode-barcode yang 14 digit itu, mbaknya menanyakan, apakah aku punya kartu member? aku dianggapnya orang serba tahu rupanya. dia merasa tak perlu menjelaskan untuk apa kartu member dan apa manfaatnya. aku duga paling-paling  juga seperti kartu member di tempat lain: keringanan diskon seiprit.

agak shock juga melihat perbedaan harga yang tertera di label dengan harga yang diinputkan kasir. untuk hal ini, aku memang cukup jeli. sudah terlalu sering mengalami. bukan pelit atau itungan. hanya ingin memastikan seberapa besar kecurangan yang mereka lakukan pada konsumennya.

pilihan terbaik, tentu saja lebih bodoh dari ulah kerbau yang dicokok hidung dan dilecuti punggungnya. habis, mau ke tempat lain malah menghabiskan waktu. alasan kelemahan inilah yang dimanfaatkan pemilik warung. meski nilai rupiahnya tak besar jika dikalikan jumlah pembeli tentu sangat besar.

beruntung sekali pemilik warung mengkaryakan mbaknya yang satu ini. atau jangan-jangan ia hanya ingin berkenalan. (*duh geernya aku). atau mungkin karena ia mengejar setoran akhir bulan, sok taunya keterlaluan atau karena belanjaanku yang hanya sebungkus ice cream campina 250 ml dan sebotol minyak angin sehingga ia harus menawariku sebungkus rokok sebelum membayar?

akhirnya hal paling menggemaskan, begitu masuk warung, aku akan dituduh menderita kleptomania. padahal di dalam warung juga wira-wiri petugas keamanan. juga terpasang cermin cembung di setiap pojokan bagian atas. sebisa mungkin aku tak akan menitipkan tas. apalagi tak memakai nomor kartu. mungkin karena aku tampak orang baik-baik, mereka membolehkanku.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

Tags:

22 Comments

  • tanyasaja says:

    hmmm sering juga neh mas ngalami kek gini hehe… :)

    [Reply]

  • evi says:

    ini mesti indomaret atau alfamart ya…?
    aku juga paling sebel tuh dapat kembalian permen, selalu aku balikin dan bilang “sorry, tidak doyan permen” eh…mba kasirnya cuma nyengir.

    padahal kalo niat nuker koin, disini selalu tersedia kok. :)
    kalo ribuan memang saat ini langka, sudah habis nomor serinya, nantinya bakal terbit koin lagi. harga kertasnya mahal! :(

    [Reply]

  • bangsari says:

    asyik… koin seribuan adalah favoritku mba evi. lebih ringkas dan enak dikantongin.

    [Reply]

  • begitulah berbelanja di mart. untung di rumahku masih ada warung wak haji. tak bakal dapat kembalian recehan di bawah 50 perak.

    [Reply]

  • hes says:

    .. iya tuh saya dah punya kartu member sejak tahun 2006 tapi ga pernah tuh dapet hadiah ‘perjalanan umroh’ seperti yang diiming-imingkan :p

    [Reply]

  • penyuuuuuuuu says:

    Hahahaaaaaaa….ini postingan mas Karmin paling lucu. Sakartis tapi lucu (itu ada istilah lain namanya satir bukan?

    [Reply]

  • pinkina says:

    wwwwwooooooooooo……….nek aku gak trimo hahahaha…….
    dulu sih iyha2 aja dikasih kembalian permen, sampek permen hasil kembalian numpuk2 gak ada yg makan, tak pikir2 isok bangkrut aku.

    sekarang kl mo belanja ke mart selalu aku sediakan uang recehan dikantong kecil (wadah hape), mulai dr recehan 500′an, 200′an, 100′an, bahkan yg 50′an jg ada. lumayan jeee kadang kembali 400 dikasih permen 2 biji huuuhh…. padahal dikasih recehan 500 + 100 kita dah hemat uang 1000 rupiah hehehe

    [Reply]

  • nothing says:

    makanya mas, inget pesan prabowo sang calon wakil presiden RI yang bersanding dengan Megawati.. “belanjalah di pasar-pasar tradisional” jangan blanja di tempat yang suka nukar uang susuk dengan permen itu

    [Reply]

  • Eyang says:

    koin2 dengan nilai kecil itu besok hanya digunakan untuk denda atau tuntutan ganti rugi pencemaran nama baik. ingat gak dulu, ada mantan pejabat negeri ini yang menuntut ganti rugi atas pencemaran nama baik sebesar Rp 5,- duh!

    [Reply]

  • eeta says:

    Ha..ha.. Senasib qta mas, tp skarang aku punya alternatif belanja yg kalo kembalian ga ada, si kasirny yg nombokin he..

    [Reply]

  • widdy says:

    haha…jadi inget belum lama ne aku belanja di alfa tapi duitmya kurang,hehe jadinya ngutang 2rb tapi untungnya kenal ama kasirnya…hehehe

    [Reply]

  • depz says:

    kok ga sebut nama warungnya?
    takut jadi bu prita 2 ya mas?
    :P

    [Reply]

  • julie says:

    mending masih dikembaliin
    kalo di bangka 300 perak aja ga ada kembaliannya

    [Reply]

  • sucimanize says:

    ehm….
    kek na mang sengaja deh mart-mart itu kasih kembalian permen, mang kadang suka nyebelin seh tapi ya udahlah biar cepet terima aja deh hehhee

    [Reply]

  • Investasi says:

    sebenarnya kita bisa menolaknya dan dia harus mengikuti kita dunk pembeli kan raja, lam kenal yaa

    [Reply]

  • fandhie says:

    duh jarang ke warung sih mas.. biasanya ke pasar .. jadi ga ngerti :)

    [Reply]

  • kucingkeren says:

    modus baru cari keuntungan… sy sdh capek marah2 sm kasirnya.. input yg gak sama, kembalian pake permen, bahkan uang 50, 100, 200 juga dibilang gak ada receh… halahh (pelitkah aku??) huuuuuhh

    [Reply]

  • lolling says:

    ya ampun!
    separah itu kah ?

    [Reply]

  • Juliach says:

    Ah … mereka malas saja ke Bank … padahal sangat gampang tinggal pesan saja dan menukarkan …

    [Reply]

  • saya kalau dikasih kembalian permen,akan bilang ” lain kali saya datang ke sini boleh khan kalau saya belanja membayarnya pakai permen “

    [Reply]

  • melly says:

    keknya itu bukan dr perusahaan warung itu deh yg kasih kembalian permen
    tp kasirnya…
    klo gk gitu kan kasirnya gk dpt seseran dr gaji pokoknya!

    mungkin kaliii yahh :D

    [Reply]

  • warm says:

    Penipuan terselubung? Huh

    [Reply]

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:' <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Copyright © 2000-2012 fanabis All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.5.1 theme from BuyNowShop.com.