pengakuan pariyem, lucu dan dalem!

andai kalian selalu merasa gagal, gelisan dan terus mencari apa itu kebahagiaan, buku ini pas untuk dibaca. meski bukan kitab suci namun buku ini cukup memberikan pencerahan. linus suryadi ag memaparkan kebahagiaan itu dalam sosok pariyem. maria magdalena pariyem nama lengkapnya.
“iyem panggilan sehari-harinya, dari wonosari gunung kidul sebagai babu ndoro kanjeng cokro sentono di ndalem suryomentaraman yogyakarta.”
meski hanya sebagai pembantu, iyem merupakan sosok yang paham siapa dirinya. ia dengan segenap kesadaran penuh melakukan tugas-tugas keseharian, tanpa pernah merasa terbebani. apalagi mengeluh. ia ikhlas dengan keberadaan dirinya. dan sikap itu yang membuatnya bahagia.
termasuk ketika ia mau melakukan persetubuhan liar dengan den bagus ario atmojo, putera bosnya. ia menikmati, dan sadar konsekuensi. perempuan pedalaman jogja itu ikhlas meski tak dinikahi.
penyair linus rupanya ingin berceramah namun memakai jalan alternatif. tidak to the point seperti dalam kitab suci, namun ia melipir memakai sudut pandang yang berbeda. cara bercerita buku ini mirip dengan apa yang pernah dilakukan para pujangga jawa dalam serat centhini.
lewat sosok pariyem yang lugu, linus memberikan wejangan mulai dari ketuhanan, keharmonisan, kebudayaan dan konsep nrimo menurut pandangan jawa. untuk yang bukan orang jawa, mungkin agak kesulitan memahami kosa kata jawa yang terjemahannya ada di halaman 243-302.
banyak adegan vulgar, cenderung cabul namun juga lucu. misalnya ketika malam-malam ia diseret kliwon pacarnya ke gubug reyot, tempat menunggu padi di siang hari. “…dia buka surjan, sarung dan kathok kolornya, dia pun buka kebaya jarit dan kutang saya, oh Allah gusti nyuwun pangapura……
buku ini telah diterjemahkan ke bahasa belanda dan sekarang sedang dialihbahasakan oleh henri chambert loir ke bahasa perancis.



pinjem kang bukunya
[Reply]
Keren…bagusss…
[Reply]
hahahah.. khatok, dicuba baca deh?
[Reply]
nyilih. entuk ra?
[Reply]
Wuiih..jadi penasaran mas..
Klu udah selesai baca buang ke rumahku ya Mas.
[Reply]
wahhhh……..
ikut penasaran juga neh …
kalo udahan bacanya, boeh pinjem ga ???
hehee
[Reply]
ada di toko buku mas?
[Reply]
minjemmmm
[Reply]
wah… jadi pingin baca nih
[Reply]
Ada yang bentuk ebook ga’..
[Reply]
jadi kepingin baca itu buku
[Reply]
pariyem oh pariyem…
[Reply]
belajar tentang kehidupan memang tak mesti dari kitab suci. orang-orang seperti Pariyem salah satu contoh tentang bagaimana sebagian orang bersikap dalam hidup.
[Reply]
mas kw.. coba bukunya dijadikan hadiah sayembara.. pasti lebih seru!!!
[Reply]
musti cari di toko buku nih yah??
atau kirim ke aku aja mas..klo gk dibca lagi
[Reply]
aku punya edisi pertama buku itu, terbitan tahun 80an…saat itu ketika masih kuliah, aku membacanyapun, aku terangsang membayangkan adegan Den Bagus dan pariyem..
[Reply]
penasaran pingin baca bukunya..
[Reply]
namanya kok unik ya, maria magdalena pariyem
[Reply]
Baca yg bagian c**ulnya aja bole gak, mas?
hehehehee…
[Reply]
Hahaha Neofredy … Tapi kayae jauh dari kesan pop … Klasik bau2 sastra gitu
[Reply]
wui…..h,guruku ada yang lagi cari buku PENGAKUAN PARIYEM,nich.Aku juga.
bagus pastinya.pinjam dong!!!!!!!!!
bacaan yang cocok untuk dibaca.
[Reply]
Kelon di atas sarang semut…cinta masa muda antara Kang Kliwon dan Iyem..
[Reply]