cerita among (2)

Posted by fanabis on Jun 22, 2009 in daily |

“sebaiknya mulai sekarang kita harus melihat sekitar kita lebih serius”. begitu among memulai ceritanya lagi. sebelumnya ia pernah menyampaikan cerita menarik yang belum pernah aku dengar. aku makin takzim mendengarnya.

kau lihat di setiap angkot, minimal empat sampai lima kali ada peminta-minta. mayoritas orang-orang cuek melihat mereka bermelas-melas. mereka sehat, namun lebih memilih profesi yang tak bermartabat. sebaiknya kita merasa lebih beruntung.

selama ini kita telah terlalu sibuk dengan tujuan-tujuan imajiner kita. dan para pengemis itu datang, mereka menampar muka kita dengan caranya. jumlah mereka melimpah di kota ini. salah satu penyebabnya, individualisme dan egoisme yang maha dahsyat. beda dengan di kampung. mereka masih aware, minimal kepada tetangganya. sehingga yang lapar tak perlu turun ke jalan.

di pinggiran hutan thailand para bikhsu setiap hari melakukan pindapatha. yakni berkeliling kampung dengan kaki telanjang dan tangan membawa mangkuk untuk menerika pemberian penduduk. dan penduduk pun tak pernah merasa bosan. mereka selalu memasak lebih untuk mereka.

yang paling baik, kita memberikan bantuan ketika tak diminta. dan ini lebih sulit karena harus lebih jeli, mengamati lebih detail orang-orang yang tak secara vulgar menyodor-nyodorkan tangannya ke hadapan muka kita. untuk sampai pada tahap ini kita harus bisa lebih sensitif. cobalah sekali-sekali mencari, dan kau agak kesulitan menemukannya.

“mari kita membalikkan mindset kita menjadi begini: anggap saja kamu punya tabungan yang saldo digitnya lima belas. kau simpan di bank swiss yang tak akan kau utak-atik sama sekali. kau merasa tenang karena kau merasa memiliki. sampai waktunya kau mati, uangmu akan tetap utuh tak tersentuh.

ini agak mirip dengan ketika kita menabung seluruh gaji tiap bulan. terus, terus dan terus sampai entah berhentinya kapan. kau akan merasakan kenyamanan dan keamanan yang sama karena kau merasa memiliki. bedanya, di sini kau tak pernah berbagi.

disinilah peran pikiran. kita harus berhasil memanipulasinya menjadi keyakinan. kalau kau baca sang alkemisnya paulo coelho, disitu dia bersabda, jika kau telah meyakini sesuatu, seluruh semesta akan mendukungmu.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

21 Comments

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:' <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Copyright © 2000-2012 fanabis All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.5.1 theme from BuyNowShop.com.