belajar mengajar

Posted by fanabis on Jun 28, 2009 in daily |

bisa memberi informasi itu cukup menyenangkan. apalagi modalnya cukup suara agak lantang. beberapa hari ini aku punya kesempatan mengajari cara membuat blog di sekolah. kegiatan baru yang cukup surprise.

kebanyakan ke sekolah di pinggiran jakarta. sehingga aku harus berangkat lebih pagi-pagi. persiapan dilakukan sejak semalam karena harus menyediakan modul panduan, fotokopi kuisioner dan merchandise sebagai gimmick. juga suara agar tetap terjaga kelantangannya.

sambutan mereka sangat antusias. (karena gratis kali ya). mereka takzim mengikuti apa yang kuperintahkan. karena waktu yang terbatas, tak semua peserta bisa bertanya. bagi mereka bisa memanfaatkan facebook, handpone atau email untuk komunikasi selanjutnya.

faisal pratama, siswa smkn 1 rupanya agak kesulitan merangkai kata. sebelum berpisah dia meminta petunjuk bagaimana kata-kata untuk bertanya ke admin blog. aku pun memintanya mencatat. benar. tak berapa lama ia mengirimkan sms persis seperti yang kukatakan, “kepada yang terhormat bapak namaku di tempat……. ”

sejak masuk ke sekolah-sekolah aku memang sering di panggil pak. sebagian kecil memanggil kak (cie.. sejak kapan jadi kakak iparnya?)atau mas (padahal jelas-jelas namaku bukan thomas). di sekolah lain, lebih “tragis”. pada akhir pelatihan ada ritual yang pertama kalinya kulakukan. punggung tangan kananku seerasa menipis. aku mirip pak kiai pemilik pondok pesantren, semua siswa abege itu mencium tangan.

di tempat lain kayaknya aku harus lebih bersabar. kemampuan sekolah memang beda-beda. namun aku tak boleh membunuh semangat mereka bukan? kali ini aku yang gagap menguasai audience. dari mereka muncul pertanyaan-pertanyaan yang tak aku duga sebelumnya. apa itu pc, apa itu hotspot, apa itu link. dan pertanyaan yang sering diulang, masih lama pelatihannya pak, sampai jam  berapa pak? baik betul nasib anak itu, tiba-tiba mati lampu.

momen pelatihan gratis ini sampai juga di kota kecamatan. mereka ingin sekolahnya juga  melakukan pelatihan blog. namun sayang sampai hari h, acara itu belum disosialisasikan kepada siswa. sehingga, lab komputer itu masih kosong. guru harus memaksa siswa yang sedang main sepakbola.

waktu pelatihan mundur nyaris satu jam. sial, aku lupa membawa bekal aqua, terpaksa dua jam harus menahan haus dan lapar. apalagi ruangan itu tiba-tiba berubah menjadi tempat sauna. untuk menurunkan derajat panasnya, kedua pintu dibuka. resikonya, jeduarr… dua kali bola melesat masuk menabarak layar.

dari curi-curi dengar, rupanya sekolah tersebut hanya ingin menaikkan citra (duh kayak capres aja). ambisinya ingin menjadi sekolah percontohan di wilayahnya. aku pulang, tanpa ucapan suka cita, apalagi memperoleh kalungan bunga. :)


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

Tags:

26 Comments

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:' <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Copyright © 2000-2012 fanabis All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.5.1 theme from BuyNowShop.com.