rencana-rencana
jumat yang agung, karena aku bisa pulang siang. rencananya aku akan menemui seseorang di sebuah warung kopi dekat stasiun. teman yang sudah berbulan-bulan aku kehilangan kabarnya. sengaja memilih tempat itu karena dua jam setelahnya, aku akan pergi dengan menumpang kereta.
kesempatan itu tak terwujud. terpaksa aku menghabiskan waktu tetap berdiam di kantor. beruntung jalan hr rasuna said itu macet total, sehingga perjalanan memakan waktu lebih lama. aku berbincang dalam diam dengan seluruh orang-orang yang ada di dalam angkot.
melalui airmukanya mereka mengabarkan dia sedang dalam keadaan tergesa. dengan aroma parfumnya yang menyengat, dia bermaksud menyamankan orang di sampingnya. dari tangannya yang memeluk tas didadanya, ia mengabarkan ada copet gentayangan disetiap angkutan jakarta.
aku tak merasa kesepian dalam kesendirian.
jadwal kereta pun tiba tepat pukul 20:20. aku bergegas ke kereta 6 nomor 11 d. rupanya di sana ada perempuan agak cantik telah duduk yang posisinya berhadapan. begitu aku menyandarkan punggung, ia langsung frontal membalikkan arah kursi. karena aku memakai celana belel sobek-sobek?
kepergianku kali ini untuk berkunjung ke suatu daerah di daerah gunung kidul. daerah yang paling ngetop karena kekeringannya. rencananya komunitas tahun ini akan mengadakan project pengadaan bantuan air bersih. malamnya, kami berempat akan menghabiskan malam panjang di jogja. makan lesehan, mencari batik, bakpia pathok, sup ceker dan angkringan lek man dengan kopi josnya.
tepat pukul 03:00 dini hari, telepon berdering. cukup surprise masih ada seseorang yang peduli mengingatkan untuk makan sahur. selama ini hanya bunyi alarm saja yang menjalankan tugasnya selalu dengan baik. namun kabar yang kuterima kebalikannya.
aku harus pulang, saat itu juga. suara dari seberang sana mengabarkan, aku harus menemui kakak laki-lakiku untuk yang terakhir. seketika itu aku teringat kata-kata seorang penari hebat, Mbah Djito. “urip iku tan kiniro“.



“urip iku tan kiniro”, hidup itu tak terduga.
apa benar begitu artinya ?
[Reply]
ikut berbela sungkawa mas karmin…
[Reply]
andai perempuan agak cantik itu tahu sampeyan sedang menerima berita duka
[Reply]
wah… Moga-moga ga ilang didalam gunung ya
Secara niat nya mulia tuh….
Met kenal aja de
[Reply]
templatenya baru ya mas?
untuk yang terakhir kalinya? is he…?
[Reply]
Sang Maha Pemilik telah memanggilnya ya? moga segala kesalahannya dihapuskan, moga diberatkan timbangan amal kebaikannya, moga yang ditinggalkan diberikan berlipat-lipat kesabaran, amiiin.
( id ym uni sama kaya alamat email uni ^_^ )
[Reply]
turut berduka cita ya mas, smoga arwah beliau diterima di sisiNya.
pd kesemptn ini, kami papadanmama mengucapkan ’slmt menunaikan ibadah puasa’ buat yg merayakan, salam
[Reply]
turut berduka ya mas karmin…semoga amal kebaikan almarhum dibalas Allah berlipat ganda. amin3x.
btw, aku sangat setuju dengan statemen: “dengan aroma parfumnya yang menyengat, dia bermaksud menyamankan orang di sampingnya.”
minyak wangi selain bikin diri sendiri pede, gak ada salahnya membagi kebahagiaan pada orang2 di samping kita.
[Reply]
halo, posting yang bagus, sorry ngikut thread comment ini sbg salam kenal… sy Agus Suhanto
[Reply]
Turut berduka cita
[Reply]
Gunung Kidul?
wah tempat saya TA tuh..
pantai baron..
tempat yang indah..
BTW..
buat teman2 yang ingin meramaikan blog nya dengan pernak-pernik islami..
silahkan mampir di http://oridwidget.blogspot.com
semoga bermanfaat..
selamat menunaikan ibadah puasa..
[Reply]
“urip iku tan kiniro“ <= translate pls
[ loh.. orang jawa kok gak paham juga to? arti harfiahnya: hidup itu selalu tak terduga, tak pernah dibisa diperkirakan. nassim nicholas taleb menyebutnya selalu ada black swan]
[Reply]
wah telat
aku turut berduka mas karmin semoga arwah kakakmu diterima di sisiNya
[Reply]
Hidup sungguh tak terduga, kita tdk tau dmana dan kapan akan brpulan…
Semoga di beri ktabahan bg yg di tinggalkan dan smoga almarhum di terima di sisiNYA..
Turut berduka maz
[Reply]
semoga kakake mas KW bisa hidup damai dan lebih asik disana
[Reply]
terakhir? mau pergi jauh? atau pulang kepangkuan Ilahi?
kalu memang beliau sudah berpulang, aku turut berduka,
smoga amal ibadahnya diterima disisiNya, dan diberi ketabahan untuk keluarga yang ditinggalkan
[Reply]
smoga rencana2nya sukses, mas
[Reply]
Wah perjalanan yang agak melelahkan ya Mas…
Apalagi dicuekin sama cewek lumayan cakep hohohohoho..
Salam semangat selalu dari Bocahbancar
[Reply]
Kita yang merencanakan….Tuhan yang menentukan.
Rahasia kehidupan ini kadang membuat hidup menjadi susah dan kadang jua menjadi indah… Tergantung bagaimana kita menyingkapinya
[Reply]
turut berduka cita mas kw, semoga diberi ketabahan dan keikhlasan.
postingannya selalu ku tunggu. salam.
[Reply]
met jalan ya kakaknya semoga diterima dengan tenang disana, tapi perjalanan yg berkesan pastinya
[Reply]
waduhh… (sampe gak tau harus komen apa…)
[Reply]
aku hanya bisa diam. hatiku bergetar. innalillahi rajiun….
[Reply]
turun berduka cita ..
[Reply]
Turut belasungkawa, mas. Semoga yg pergi dilapangkan jalannya, yang ditinggal dilapangkan hatinya.. Salam,d.~
[Reply]