ngabuburit di belantara batik
elok memang warisan budaya leluhur kita ini. tak heran jika malaysia tergila-gila sampai mengaku-ngaku batik sebagai miliknya. kain-kain batik seluruh nusantara, tak hanya pola/ motifnya indah, namun folosofis. batik berasal dari kata am + ba +tik, yang artinya membuat titik.
1.gelar batik nusantara berlangsung dijcc berakhir 30 agustus 2009. semua pengunjung lebih separohnya memakai batik. anak, remaja maupun orang tua.
2. pameran kali ini konon terbesar. batik-batik yang digelar mulai dari batik sumatra barat, jambi, palembang, batik pesisiran, rembang, cirebon, tasikmalaya, solo-jogja, lamongan dan madura. bali tak punya batikkah?

3. proses pembuatan batik sangat rumit dan panjang. kain mori/ katun yang masih polos dibikin pola, lalu ditulis ulang dengan malam, dicelup, dijemur dan seterusnya.

4. malam, lilin warna coklat yang dipakai untuk membatik

5. canting, alat untuk membatik. teknologi berkembang, muncul canting cap, namun canting asli tak tergantikan

6. pewarna alami untuk mewarnai kain. bisa diambil dari kulit kayu, akar kayu, daun-daunan, bunga dan lainnya. namun dipakai juga pewarna kimia.

7. pengunjung banyak yang atusias mengikuti workshop membatik, termasuk anak-anak

8. pada pameran itu peserta tak hanya menjual batik-batik baru, namun batik lama yang disebut lawasan. ada satu kemeja yang aku suka, namun apa daya harganya 850 ribu saja.



biarin aja batik jadi milik malesia. wong larang ngono kok.
[Reply]
Ak lagek seneng nggawe batik. Memakai, bukan membuat.
[Reply]
batik? hehehehe aku punya beberapa…kain dari ibu saya alm. yg kadang saya peluk klo saya kangen ibu.
daster yg saya beli di pasar beringharjo 20 ribu…tapi tiap saya pakai dikira saya mau candle light dinner ato coctail party…hehehehe
barusan saya ke blog nya Mbak tutinonka…juga mengulas batik…
[Reply]
pengen kesana..tapi bagaimana mungkin..
rumahku kan jauh..hiks..
kemaren cari batik di Solo malah ga ada yang nyantol di hati
[Reply]
kemarin aku sakit hati krn yg dipamerkan cuma batik2 yg mahal. ntar deh, aku mau dendam, mau mborong batik 20ribuan di solo huhuhu
[Reply]
He..he….muahal gitu yah ampe 850 rebu
[Reply]
wow seru…..ya!
Itulah budaya Indonesia yang luarr biasa!
Kok lebarannya tinggal 50 hari lagi kang?
[Reply]
itu lilin warna coklatnya ku pikir jenang dodol yang di potong
hehehe….lagi puasa kok inget makanan *malu*
[Reply]
saya berencana jualan batik mas, semoga laku
[Reply]
batik 850 ewu? batik seko wonogiri mesti…
[Reply]
Hmm…
Batik? Itu pekerja’an ibu aq sehari2…
Maklum, aq cuma wong ndeso…
Salam..
[Reply]
kalo batik nggak boleh dicolong orang yo ayo pada dipakai, tuku ae sing murah meriah kan ono!
[Reply]
dulu jaman saya sd juga ada nih seni ketrampilan membuat batik haha..
emang susah banget buatnya.. jadi yah gpp lah kalo dihargain mahal
[Reply]
hahaha … mas kw pake kacamata
[ haha iya. mata dah mulai aus nih ]
[Reply]
hehehe…aku udh nebak dipameran itu pasti mahal2, mknya aku menolak tawaran temen waktu diajak kesana. males cuma bisa ngiler….
dah, tanah abang aja 2 m kain batik cukup 35 rb, motif keren tinggal jahit.
yg penting banyak kan…?
[Reply]
aduh mahal-mahal batiknya..
[Reply]
keren banget foto-fotonya, berasa pengen kesana..!
[Reply]