dimana ardhie
keunikan temanku ini melampaui fiksi yang pernah ada. namanya ardhie. lengkapnya yosi ardhie wibowo. seorang desainer grafis/web, pelukis, jemaat yang taat dan seorang isteri.
malam itu, metroteve acaranya top 9 news. lengkingan bunyi sms memanggil. ini pesan pertamanya sejak menghilang setahun lalu. ketika aku menghubunginya, nada teleponnya selalu sibuk atau di luar area. telepon ke rumah pun percuma, tak pernah diangkat.
sms itu mengabarkan, ia akan melakukan perjalanan ke kampung di tengah danau sentarum di pelosok kalimantan barat. bersama temannya mereka akan mendirikan taman bacaan. ia memintaku untuk “membantunya”. alasan sebenarnya, ia mengajak jalan-jalan. karena ia tahu aku belum pernah ke sana.
ajakan itu bukan pertamanya kalinya. sebelumnya pernah ke surabaya. tujuannya menemui redaktur majalah ufo. selebihnya berkeliling mencobai makanan aneh-aneh di pasar genteng, kapal selam, ice cream sanggrandi dan lainya. tak hanya tiket, makan dan menginap di somerset ia yang urus. ia masih mentraktirku membersihkan karang gigi sewaktu mampir ke klinik.
keunikan dia nyaris tak terbatas. pernah suatu kali ia menelepon. “kamu perlu kursi/ sofa ngga? aku beliin sekalian yang warna biru”. rupanya ia tak paham bagaimana bentuk ruangan seorang anak kost.
pertama kali mengenal dia, saat sama-sama memburuh di sebuah kompani. ia terkenal sebagai web desainer yang suka ngaret. datang siang, deadline semua pekerjaannya meleset terus. namun ia jago lobi, networkingnya sangat luas.
pagi itu senyumnya ceria ketika menerima amplop dari atasannya. ketika dibuka, ternyata surat phk.
pedenya selangit. ketika waktu melamar kerja, ia menjawab bisa apapun yang ditanyakan. namun ketika diterima beneran, ia meneleponku karena kesulitan mencari tombol power macnya.
dari banyak teman sekantor, ia merasa hanya cocok berteman denganku. menurutnya aku orang yang bisa dipercaya. padahal seingatku, ia belum pernah mempercayakan sesuatu pun.
kami sering ngobrol banyak hal seputar teknologi informasi. sering juga kami membahas tertentu masalah dari sudut pandang keyakinan masing-masing. selalu beda pendapat, namun kami tak pernah bentrok.
ia sangat fasih ngomongin desain. aku yang sering bertanya, mengenai warna warna. ia menawarkan kebisaannya untuk mendesain lantai rumahku kelak. rencananya ia akan memakai minimal empat warna dengan model abstrak. Ia juga bersedia melukis untuk interiornya.
Oh ya selain desainer, saat itu ia masih kuliah di sekolah teologi yang terletak di Jakarta pusat. untuk keperluan kuliahnya itu, pernah ia mengajakku misa ke sebuah gereja di jakarta barat. meskipun ia tahu benar aku muslim. anehnya, aku mau juga.
ia sering berpindah agama. sejak kecil ia pemeluk nasrani yang taat. namun ia memilih suami muslim. dalam proses belajarnya, rupanya ia tak begitu memahami ayat yang membolehkan seorang suami memukul isterinya. alasan itulah yang menyebabkan bercerai. beberapa waktu berikutnya ia menikahi pacar pertamanya di itb yang masih perjaka.
perawakanya tinggi dan langsing. ia lebih suka mengenakan celana panjang dan kemeja lengan panjang. seluruh kemejanya kotak-kotak model cowboy amerika. namun ia sangat takut naik lift. harus ada seseorang yang menemani untuk dipakai pegangan.
siang waktu itu, ia menelpon ke kantor. ia mengajakku untuk menemui calon klien. “gila mendadak sekali, tentu tidak bisa. apalagi sekarang aku tak pakai kemeja, cuman kaos dan celana jins belel.”
“ya udah gak apa-apa. celana dan kemejamu sizenya berapa?” tanyanya.
kami mendapatkan “projek” itu akhirnya. agar cepat kelar, aku menginap di rumahnya di daerah ciputat. suaminya menemani dari jauh sambil memainkan gitar dan bernyanyi-nyanyi kecil.
meskipun ia cukup berada, ia tak punya pembantu. semua pekerjaan dibereskan bersama suaminya. pagi, saat kami siap sarapan, nasi tak ada. katanya ia menanak nasinya salah. entah kesalahannya dimana, ia membuangnya. kini giliran suaminya yang memasak. menu pagi itu nasi putih dan ceplok telur. apel yang dipotong dadu dan diberi mayonis sebagai sayurnya.
kami berangkat tergesa dengan mengendarai mobil butut. ke dalam mobil ia menyiapkan sekeranjang kecil apel merah. “buat apa tanyaku? buat pak ogah di lampu merah. aku tak ada uang receh, jawabnya.
jalanan ciputat macet tak terelakkan. angkot parkir berderet menunggu antrian penumpang. pedagang asongan berkeliaran meringsek di sela kendaraan. semua itu memenatkan kakinya yang harus mengingjak-injak rem dan kopling.
ia memanggil pedagang asongan handuk.
“bapak bisa nyopir?”
“bisa”, jawab bapak bertopi itu.
“berapa penghasilan sehari jualan handuk?
“sekian ribu”.
sejak siang itu, ia mempunyai sopir baru.
pada bulan september ia berulang tahun. ia mengundang semua teman dan kerabatnya. sadar temanya berkeyakinan berbeda-beda, ia membagi meja makanan menjadi dua. menu mengandung babi dan menu “halal”. yang pasti tak ada ikan lele di meja itu. ia menduga lele yang kepalanya imut tanpa dosa itu semasa hidupnya tinggal di dalam septitank.
di rumah yang besar itu mereka tinggal berdua saja. saat suaminya ke luar kota, bencana baginya. bukan takut setan atau hal magis, tapi ia lebih takut maling. dan benar, ia membiarkan pencuri mengambil sepedanya yang kebetulan di luar.
sampai tahun kelima mereka tak mempunyai anak. namun ketika aku mampir ke sana lagi, ada bayi cowok montok. katanya anak itu ia ambil dari saudaranya di surabaya. ia sengaja tak memberi nama anak barunya. alasannya biar membebaskan anaknya menamai dirinya sendiri.
sebagai perempuan ia suka ngemal. pernah saat akan membeli laptop, ia bertanya-tanya mengenai speknya yang ideal. namun hasil buaruan belanjaannya berubah ketika ia meninggalkan mal. Pulang tak bawa laptop, tapi ia membawa ac 4 pk. karena sedang ada pameran.
suatu pagi ia menelepon. “mas aku mau bikin yayasan kemanusiaan. kamu mau jadi apanya?”
itulah telepon terakhirnya. sampai tahun keempat ini, ia tak pernah menelepon lagi. andai mba ardhie baca postingan ini, yuk kapan-kapan kita reuni.
(*gambar ilustrasi saja, bukan foto dia



keren temenmu itu, mas….apa adanya
[Reply]
sudah saya cari di google, ga ada mas.. mungkin spelling nya salah.. atau namanya..
[Reply]
aduh, mas…subjek yg kamu ceritakan unik sekali. dan kamu menuliskannya dgn sgt tangkas, kocak, sekaligus mengharukan. bar ngguyu2, di bagian akhir aku lgs mbrebes….
[Reply]
[...] dimana ardhie « fanabis fanabis.blogdetik.com – view page – cached keunikan temanku ini melampaui fiksi yang pernah ada. namanya ardhie. lengkapnya yosi ardhie wibowo. seorang desainer grafis/web, pelukis, jemaat yang taat dan seorang isteri. [...]
Mas Karmin, makasiih byk ya . . .
Ak jadi bisa BW lagi d . .
[Reply]
bener-bener pribadi yang unik dan menarik. dibikinin drama komedi kehidupannya bagus tuh bro.
[Reply]
cerita yang menghibur juga
[Reply]
masa sih nggak ada tautan dari teman2 lain tentang beliau mas? orang sehebat itu….
[Reply]
wah keren..
hebat.
sekarang mba ardhie dimana yah..
reuni keliatannya bakalan seru.
[Reply]
xixixii.. mas kw kangen sama gayanya yg seenak dewe ya?
enak juga nyari sopir di jalanan yah mas..
salam hangat wat mbak ardhie
[Reply]
wah… luar biasa unik… — teman mas kw ini pasti sangat menikmati hidup ya, dia membebaskan diri, jadi manusia merdeka… d.~
[Reply]
cerita yg terkesan fiksi namun ternyata kisah ril
mantab kang
mudah2an segera keep in touch lg sama mb’ardhie
[Reply]
Sahabat yg begitu inspiratif,mg lekas bertemu kembali,amin^_^
[Reply]
bagaimana dengan rumahnya di ciputat,
sudah coba disambangi ?
[Reply]
lha suaminya tahukah?
ada keluarga jg kan, cb tanya ke keluarganya.
[Reply]
pengalaman yang luar biasa…
semoga isa ketemu lagi
[Reply]
Semoga menjadi inspirasi…
[Reply]
hmmm..ditraktrik bersihin karang gigi
[Reply]
sayah selalu suka postingan dikau :). salam untuk yosi yaa…-newbie in blogdetik-
[Reply]
salam super-
salam kenal,sungguh blog yang sangat inspiratif.
saya akan sering berkunjung kesinidan berharap mendapat tambahan ilmu dan wawasan.
Sukses selalu untuk Anda.
[Reply]
Teman anda unik karena memang tingkah lakunya banyak yang “tidak standard” :))
[Reply]
ceritanya lucu y..
tapi bagus..
^^
[Reply]
bodybuilding tips - watch our tips
[Reply]