dimas novriandi:work hard, spend harder

pernahkah kalian membeli tujuh sekaligus tshirt satu ukuran, hanya beda warna? itulah hal paling gokil yang pernah dilakukan dimas. laki-laki ubersexual yang gemar berbelanja itu mengawali ceritanya. “prinsipnya work hard, spend harder. belanja bisa jadi pelampiasan kalau lagi banyak beban pekerjaan” katanya
tiap akhir bulan, datanglah ke rumahnya. karena siklus baju-bajunya hanya mampu bertahan dilemarinya yang tiga pintu selama itu. laki-laki yang mengoleksi tiga gelar akademis ini akan “membuang” dan mengisinya kembali. ia minimal 3 kali ke mal dalam seminggu. pola belanjanya, sebulan belanja tshirt, bulan berikutnya kemeja. saat ini ia menggemari batik, khusus warna coklat.
tidak hanya kemeja dan sepatu, namun juga celana dalam dan buku. dia yang pernah menjadi penyiar ini selalu mencoba merek yang berbeda. di meja kamarnya, tersimpan sekira lima puluh buku yang berbaris rapi masih tersegel. kesibukan harian menyita waktunya yang kadang harus ke luar kota. sebagai external communications executive.
pernah menjadi sales promotion boy namun ia merasa fun juga bekerja di perusahaan rokok sekarang. job desknya membuat agar image perusahaan bisa terjaga dengan baik. “seru juga bertemu dengan wartawan. juga bisa melampiaskan hobi menulis di media kits, semacam press release. yang paling menyenangkan bertemu dengan orang-orang baru”, katanya.
penulis favoritnya dewi dee lestari, fira basuki, ayu utami dan novelis perempuan lainnya. menurutnya, selalu ada kejutan-kejutan dalam pemilihan kata atau diksi serta pola berceritanya yang unik.
keeksisannya di social media tak terbantahkan. akunya di facebook udah over limit sehingga ia harus membuka akun keduanya. jumlah followernya di twitter ratusan. tak heran jika centro memilihnya sebagai salah satu pemenang Centro Shopping Rally voucher dan memperoleh voucher senilai 1 juta.
untuk mengenal lebih banyak, mari kita ikuti perbincangan dengan laki-laki yang mengaku tak pernah pacaran sejak awal kuliah sampai sekarang. bukan apa-apa dia merasa belum siap berbagi batin dengan seseorang. juga mungkin terbawa suasana kantor yang isinya banyak orang-orang single yang hardworker.
kesibukan seheboh apa sih aktivitas keseharianmu?
aktivitas daku sehari-hari bekerja penuh waktu di pt hm sampoerna tbk. memang sih waktunya habis di kantor dan travelling ke beberapa kota. karena pusat kegiatan csr sampoerna saat ini di pasuruan. namun semua dijalanin dengan fun saja. pulang kerja kadang ngabisin waktu dengan temen-temen komunitas blog kopdar jakarta atau sekedar jalan-jalan di mal bareng temen-temen kantor.
bercita-cita jadi pendidik, kenapa kerja di perusahaan rokok?
hmm… the funny thing, daku sebenarnya ndak ngerokok, jadi bekerja di perusahaan rokok ini tantangan. sekaligus membongkar mitos, kerja di perusahaan rokok pegawainya harus merokok. di departemen daku hampir semuanya tak merokok. setiap hari daku selalu menemui tantangan baru dan dapat pembelajaran hebat dari rekan-rekan kerja. everyone is teacher and everyplace is school.
o iya, sebelumnya daku juga sempat bekerja di majalah esquire magazine, majalah lifestyle pria. bekerja jadi wartawan sebenarnya cita-cita sejak smp. waktu smp sampai smu sempat magang jadi wartawan pelajar di harian lokal Jogja. dunia fashion sebenarnya juga my passion, haha… tapi memang akhirnya harus memilih berkarir untuk mencari tempat sandaran hidup di hari tua.
bagaimana ceritanya bisa eksis seperti sekarang?
eksis? hihi… daku ndak ngerasa lho
semuanya berawal dari blog. seorang sahabat, teddie yang kebetulan punya coffee shop yang bernama kedai kopi di Jogja ngenalin daku dengan seleb blog tikabanget. berkat dia akhirnya daku diajarin ngeblog intensif. tika is my hero. sejak november 2007 mulai ngeblog di http:/www.dimasnovriandi.com.
blog daku mulai dikenal sejak posting interview imajiner “interview with cinta laura” awal Januari 2008. eh gak taunya postingan ini di re-post banyak temen-temen blogger sampai kaskus! akhirnya blog daku pengunjungnya meningkat.
berkat tikabanget juga daku tahu ada posisi kosong untuk jadi associate pr yang menggagas pesta blogger sejak 2007. lucky me, bersama Ong dan Hanny daku bisa terlibat di dalamnya. bonusnya bisa kenalan langsung dengan enda nasution, wicaksono, simbok venus, iman brotoseno, dan blogger ternama lainnya. Seneng banget! lebih seneng daripada abis di wisuda, haha…
efeknya di facebook pun banyak bertemu dengan temen-temen blogger lainnya dan pembaca blog. begitu pun juga di twitter. jadi kesannya eksis padahal ya masih banyak yang lebih eksis daripada daku.
##
selama perbincangan, laki-laki yang dulu sempat ingin masuk ke pondok pesantren gontor itu selalu memilih kata “daku” setiap menyebut dirinya. kebiasaan itu sering dipakai sejak smu dengan temenn sepermainan. masa bocahnya ia habiskan dengan terus berpindah dari satu kota ke kota lain. dari prabumilih tanah kelahirannya ke rantau, pangkalan brandan, cepu, pulau bunyu kaltim dan jogja.]
setahun pertama di jakarta, ia selalu ingin pulang ke jogja yang suasananya sangat kontras. menurutnya, hidup di jakarta tantangannya besar. mental harus kuat. “kalau menangis mah di dalam hati aja. terutama ketika mengenang almarhumah ibundanya.
##
apa makna social media menurut dimas?
social media tak bisa dipisahkan dengan kehidupan keseharian. waktu daku datang pertama kali di Jakarta daku gak kenal siapa-siapa. tanpa diduga temen-temen blogger di Jakarta menyambut dengan tangan terbuka untuk ngumpul bareng, jalan-jalan, and I think I found my new family here
sejak itu munculah ide untuk membuat mailing list Kopdar Jakarta. penggagasnya selain daku, imam, chika, chic, goenrock, dan aditya sani. setahun lebih milis ini semakin ramai. anggotanya hampir 200 orang yang aktif berkomunikasi lintas daerah. frekuensi kopdar pun semakin sering. lingkaran persahabatan pun semakin meluas.
melalui social media bener-bener membuka sejuta networking dan peluang! mulai dari dapat tawaran kerja, di undang launching product, dapet kerjaan sampingan, sampai ditawarin nulis buku oleh beberapa penerbit pun pernah mampir. bayangin aja kalo daku ndak ngeblog, pasti semua kesempatan itu ndak pernah datang dengan sendirinya.
tips komunikasi efektif di social media?
satu kuncinya, up date. jadi kalo di blog tentu saja update postingan, di twitter dan fb update status. tapi kalo memang pengen eksis di dunia maya, jangan segan-segan untuk sering menyapa temen baru, maen-maen ke blog tetangga, dan satu lagi, kopdar! mau gak mau kodpar jadi ajang bercengkrama yang nyata dan akan lebih mendekatkan diri secara personal.
##
obsesi terbesarnya saat ini menulis novel lagi. selain membuat fashion blog dan kuliah lagi S2 jurusan Komunikasi. namun dimas yang fasih berbahasa mandarin ini telah menyelesaikan satu novel (elektronik) yang ia bagikan gratis di blognya. kelak ia ingin punya bisnis sendiri, sehingga bisa melampiaskan kesenangannya menulis, mendengarkan musik, membaca buku sambil menikmati segelas milkshake vanilla.



owh ini toh Mas Kw..mas Dimas Itu…hm..mantabs dah…
[Reply]
baru tahu ternyata dimas fasih bahasa mandarin… *mintak diajarin*
[Reply]
satu yang keren dari dimas, signature yang ada di emailnya
“a part time blogger, full time PR warrior, overtime dreamer & lifetime drama king.”
ay ay…
[Reply]
Corporate slave yang hepi si Dimas ini
kerjaannya kerja terus
[Reply]
setiap orang exist dengan pribadinya masing-masing.
[Reply]
waaaaa! makasih mas atas postingannya! *terharu sambil menyeka air mata pake selendang*
*cegat ojeg*
eh klarifikasi, daku ndak fasih bahasa mandarin walau pernah kuliah bahasa mandarin, wakakak
[Reply]
dimas udah di-”treat” party di mana aja oleh vendor?
[Reply]
Social comments and analytics for this post…
This post was mentioned on Twitter by fanabis: tikabanget is my hero, kata @dimasnovriandi http://bit.ly/7NQ6oK cc @tikabanget @kopdarjakarta…
keren na sih sosok ini
[Reply]
wah kemarin pas ketemu di centro shopping rally gak sempet foto bareng aku.
[Reply]
ihiiiiy.. makin eksis
[Reply]
Isi lemarinya di buang kemana tuh mas? :p
[Reply]
Dimas minggu kemaren abis belanja! Berarti ada isi lemari yang disingkirkan!!
*datengin rumah dimas*
[Reply]
wangun Dim, kollaborasi dunk.boleh ga aku bikin visualisasi dgn photo (pake kamera hp) buat novel elektroniknya
[Reply]
pekerjaan yang menyenangkan…
[Reply]
dimaaass,, kpn naracapnya klo eksis teroooooooossss :))
[Reply]
kesimpulanku satu setelah beberapa kali ketemu dimas; ilmu padi, low profile
[Reply]
[...] karmin winarta itu membutuhkan kedewasaan. bukan sebagai seorang administrator blogdetik, melainkan kw sebagai empu-nya blogger. empu merupakan orang terbukti mempunyai tingkat ke-waskita-an linuwih. [...]
emm..inin dimas novriandi yah? 9anti blo9?
suale daku nda isa maen2 diblo9 yan9 dulu,nda isa kasih komen
emm..yan9 inih lebih formil yah,kan9een sama tulisan dimas yan9 kocak [maaf ooT]
hihihi..seru ju9a klu la9i melampiaskan bebannya,meski akhirnya mubazir yah dim
[Reply]
thanks, aku bisa belajar darinya
[Reply]
belum kenal ma Dimas…
kenalin dong
[Reply]
Dimas dari dulu memang hebat..sukses terus ya dim..hidup dimas carerra..;p
[Reply]
dimassssss… baju2mu boleh loh diserahkan padaku. :p
[Reply]
Dimas emang mantaf!!!gak ade duanye!!!
[Reply]
jd penasaran nih ama si dimas…
ngintip blognya ah….
[Reply]
sekali kali jadi pingin jalan jalan ama om Dimas siapa tau ntar juga dibelanjain
hahaha
[Reply]
wow ternyata kaga percuma ngambil bahasa mandarin dim…
[Reply]
Dimas mah workaholic n shopaholic sejati!
orang yang menyenangkan dia itu
[Reply]
ternyata oh ternyata
mas dimas itu seleb juga toh ?
baru tau
kapan ya saya diulas macam gini ama mas kw
*terlalu ngarep dot com*
[Reply]
bwahahaha, heybad loh orang ini, masi semangad sekulah lagi…
Kalo anak Dimas besok disuruh gurunya nulis nama papanya pake gelar kumplid, pasti dia nelpun papanya dulu, karena gag apal saking banyaknya gelar *barangkali*
Setuju ama Hedi, Dimas low profile bgd. Sebisa mungkin dia menyapa dan kasi bday greeting untuk orang2 di sekitarnya. Perhatian kecil dan sangat berarti, karena gag semua orang bisa seperti dia. Jd gag heran klu temannya dimana-mana, ya kan Mas? *nunggu Dimas angguk2 kepala*
Perluas terus jejaring dan Dimas akan semakin leluasa mengembangkan talentanya (=
[Reply]
dimaaaassss…. baju2 lama mu kita lelang aja yuk… kalo ada yg cocok buat cewe, daku mau looohh…
[Reply]
Saya termasuk pria yang tidak demen dengan fashion lho. Hampir seluruh pakaian yang saya miliki pemberian teman, atau dibeliin orang tua. Saya justru tidak betah berada di toko pakaian/FO terlalu lama. Aneh ya hahaha :))
Ya untuk masalah rokok memang tantangan juga sih. Produk nya jelas-jelas “rokok” yang tidak baik untuk kesehatan. Tapi rokok juga membuka lapangan kerja, bahkan ada beasiswa dari Sampoerna Foundation.
[Reply]
energinya jangan diforsir “cepet sebo mengko sore “lo ,bravo.
[Reply]
wowww…..akhirnya ngebaca profile panjang orang hebat a.k.a Dimas
[Reply]
keren kak Dimas, gak nyangka orang Prabumulih ada yang secerdas anda. udah lihat kota Prabumulih sekarang gak kak??
lumayan tambah panas hehehe..
[Reply]
dim dim . . .
[Reply]
Wah… keren kerja di rokok tapi gak rokok.
Syalut!
[Reply]
terima kasih postingannya ya..
salam kenal…
kunjungi repository unand
[Reply]
wah hebat sekali mas. . .jenaka tulisanya jadi tidak membosankan. . .kalo bisa bajunya dibuang ke rumah para kaum dhuafa seperti saya ini mas. . .hahaha
[Reply]