nasihat financial planner, perlukah?

Posted by fanabis on Jan 26, 2010 in daily |

menurut temanku, masa depanku ajrut-ajrutan, gelap tak jelas. maka dia memaksaku mengikuti obrolan dari financial planner. baiklah, aku pun bergegas dengan puluhan teman lainnya. sang financial planer bicara sangat jelas dan mantap. semua masuk akal sih.

masa kerja kita maksimal sampai usia 55 tahun. dan setelah masa menganggur sampai ajal menjemput itu kita perlu biaya yang lebih besar. kemungkinan frekuensi sakit akan meningkat dua kali bahkan lebih dibanding sekarang. untuk itu kita harus mempersiapkan dari sekarang. sehingga kelak kita bisa menikmati masa tua dengan bahagia.

hanya itu yang sampai ke telingaku. hanya perlu 15 menit pertama aku sanggup mendengarkan dan memilih keluar ruangan. menurutku financial planner itu terlalu berani menghitung-hitung kehidupannya sebegitu eksak.

Sebegitu termindsetnya, temanku ia begitu mengkhawatirkanku karena kehidupan keseharianku yang nyaris tak terplanning. memang aku tak menabung. buat apa? inilah sampai sekarang yang aku tak paham. mayoritas orang menabung terus menerus sampai tak tahu kapan harus memakainya.

lebih baik aku jalan-jalan sesukaku. melakukan apa yang ingin aku lakukan. memaksimalkan apa yang bisa dijangkau meski dengan keterbatasan. nongkrong di warung kopi dan hal-hal lain yang menurutnya hanya menghabiskan uang.

temanku rupanya sangat peduli dengan masa depanku. ia tak menyerah. teman yang sukses itu terus mengajariku bagaimana mempersiapkan keadaan yang tak terduga di masa tua. selain agar aku menabung, ia menasehatiku untuk mencari pekerjaan sampingan sehingga tabunganku akan lebih banyak.

dengan uang yang cukup banyak aku akan bisa membuka usaha bakso di kaki lima. dengan usaha yang sungguh-sungguh dalam setahun ia yakin bisa membuka cabang. dengan banyak cabang tentu akan lebih banyak pemasukan. tahun kelima duganya aku akan menjadi raja baso kaki lima. dan bukan tak mungkin selanjutnya aku menjadi orang terkaya seindonesia.

“setelah itu apa lagi yang harus kulakukan”?, tanyaku. dia menjawab, “kau bisa istirahat, jalan-jalan dan menikmati hidup katanya. dan aku pun balik bertanya, menurut pendapatmu, emangnya selama ini apa yang aku lakukan?

dia hanya diam.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

Tags:

31 Comments

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:' <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Copyright © 2000-2012 fanabis All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.5.1 theme from BuyNowShop.com.