ke orang biasa pun kita bisa berguru

konon mereka yang tak berpendidikan formal, biasanya belajar dengan hati. skill mereka di era teknologi yang perkembangannya begitu cepat ini tak laku. di lirik lagu mereka disebut orang pinggiran. di hasil riset marketing mereka masuk kelompok E.
namun bagi seorang matahari timur mereka semua dianggap gurunya. laki-laki yang biasa di sapa mt itu mempunyai sudut pandang unik. dari perjalanannya ke daerah-daerah di seluruh indonesia ia banyak menjumpai orang-orang biasa yang punya pemahaman hidup sangat luar biasa.
rupanya mt sedang melakukan dekontruksi-dekontruksi. ketika semua orang berlomba-lomba mencari tempat belajar terekslusif, dia sengaja memilih “jalanan” sebagai area belajarnya. ketika banyak orang berbondong-bondong berkiblat pada cerdik cendekia dan ulama dia memilih rakyat jelata sebagai panutannya.
pada buku ketiganya ini, mt menceritakan perjumpaanya dengan orang-orang biasa yang lebih inspiratif dibanding apa yang diceramahkan motivator. menurutnya apa yang disampaikan motivator itu telah menjadi bagian dari hidup keseharian orang-orang yang ditemuinya tersebut.
misalnya ketika berbincang dengan mak encoh penjual nasi uduk, mang toha penjual bajigur atau mang saslan pedagang kue putu ia selalu menemukan pencerahan. orang-orang yang itu mampu mendedahkan pemahaman mengenai kebijakan hidup tanpa sepatah kata pun.
dengan membaca guru kehidupan ini, mt mencoba menyentak kesadaran kita bahwa untuk memahami bagaimana memaknai hidup kita tak perlu belajar dari depak coopra atau ikut seminar cara cepat mencapai makrifat di hotel-bintang lima.
dengan membaca 30 kisah-kisah inspiratif ini kita akan termotivasi untuk menjalani hidup tanpa keluhan, makian dan penyesalan. mt seolah mengingatkan kepada pembacanya, kebahagiaan itu tidak datang dari hal-hal di luar diri.
yang paling inspiratip adalah kutipan dari kakek penjaga mushola, “ketika tak ada lagi orang yang sudi mendengarmu, siapa lagi yang paling mulia telinganya selain Tuhan?”
judul buku : guru kehidupan
penulis : matahari timur
jumlah hal : 238
penerbit : lentera hati



pertamaxxxx aja dulu aaah
[Reply]
Akhirnya posting resensi buku ini.
Sampeyan jg guru kehidupan kan?
[Reply]
saya guru… hihi
[Reply]
semoga saya juga bisa menjadi guru bagi keluargaku
[Reply]
mantap…
semoga kita semua bisa menjadi guru…paling tidak bagi diri dan keuarga kita
[Reply]
kalo saya ini guru kematian mas
[Reply]
Hikmah jalananan ditengah makin kerasnya kehidupan,bs diunggah tanpa harus keluarkan biaya..
[Reply]
setuju sekali. dalam banyak hal, mereka yang tak terdidik justru punya naluri yang sangat kuat. bukankan itu modal utama mahluk hidup?
[Reply]
Mungkin Bang MT perlu luncurkan Buku Guru kehidupan ke-2 dan seterusnya kali yach
Karena kelihatanya ini orang masih suka berpetualang juga jadi kn masih banyajk guru kehidupan yg mungkin lom dia tulis
[Reply]
kalo guru kehidupanku sapa ya?
[Reply]
guru kehidupan terserak di sekitar kita. teman-teman bloggerpun guru kehidupanku yang tak pernah aku nyatakan secara terbuka. demikian juga dengan mas kw, yang memberikanku satu sikap : “jalan terus ke sana, di tengah pujian bahkan cercaan orang lain terhadapnya”
ijin repost di blog GK ya!
jabat erat!
[Reply]
oia, kisah guru kehidupan lainnya yang tak cukup kutuliskan di buku, maka aku publish di blog guru kehidupan… [MT]
[Reply]
hebat sekali, banyak guru di sekitar kita.
kadang kita yg terlalu sombong dan memandang remeh.,
*mari membaca
[Reply]
setuju banget……saya juga sangat sering belajar sesuatu yang sangat berharga dari orang yang tidak berpendidikan formal tinggi……mestinya kita memang harus selalu membuka diri dan mau belajar sesuatu yang baik dari siapapun dia…..buku yang harus dibaca oleh semua orang !!!!
[Reply]
saya berharap mas mt juga bisa membuat buku2 yg lebih inovatif lagi, sukses buat mt dan jg fanabis, resensinya menarik sekali, mereka berdua layak mendapat predikat sbg guru kehidupan, tulisannya ga ngebosenin artikelnya juga oke pnya….mantap…
salam
[Reply]
wow keren nuy,,,, bener banget stuju,,
kepada siapapun kita bisa berguru
berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya
[Reply]
wah…
harus segera beli bukunya nih ..:)
[Reply]
lam kenal,,,
[Reply]
anda ternyata penggemar buku yah
Tapi buku ini pun menarik. Haha..kapan2 deh saya beli. Terimakasih resensinya
[Reply]
mantap nih buku
[Reply]
hehehe.aku ju9a n9ebahas ini
beda sudut pandan9
iyah,9uru kehidupan ada disekitar kita
[Reply]
setelah membaca ternyata kenangan terdalam adalah dari sebuah pengalaman seseorang yang terus berusaha untuk mencari kehidupan dengan segala macam kekuatan pikiran mereka!
[Reply]