
semua orang tua menginginkan anaknya sukses. dan semua parameter kesuksesan versi orang tua itu ada pada sosok laki-laki ini. dialah mungkin satu-satunya orang yang tak pernah membayar biaya sekolah dari sd sampai lulus kuliah. karena memperoleh beasiswa.
Saat ini ia bekerja di australian consortium, di jogja. yakni lembaga yang mengurus mahasiswa aussie, amerika serikat dan inggris yang mau kuliah di indonesia.
malamnya, ia mengajar private bahasa inggris. bahkan kadang-kadang ia menjadi guide bagi para turis yang ingin tahu keunikan kota jogja. keguide-annya dengan banyak bule ini memunculkan isu candaan di komunitasnya, cahandong, kojaker maupun wongkito. “tuh defikri bawa bule bla bla bla….
selain bekerja, saat ini ia juga menjadi aktivis kampus sekaligus trainer. defikri yang penyuka aktor sean penn ini memang sejak masa bocah sangat aktif di banyak kegiatan. puncaknya adalah ketika di awal kuliah ia mengikuti sekaligus 7 organisasi yang berlainan dalam waktu yang bersamaan.
efeknya, ia mempunyai networking yang sangat luas dari berbagai background. ia bersyukur merasa bisa masuk ke berbagai kalangan. menurutnya jaringan pertemanan itu sangat penting, menyebabkan hidup lebih mudah dan bermakna. keaktifannya itu ia sempat menjadi guest speaker mewakili indonesia pada international training for peace issue di bangkok 2006.
laki-laki asal palembang yang piawai menari jawa ini mengidentifikasikan dirinya sebagai seorang petualang. “mungkin mirip arai dalam film sang pemimpi”, katanya. namun buru-buru ia menambahkan, “tapi kalau face saya mirip colin morgan“.
penyuka fiksi ini mengaku, punya obsesi seperti arai, ingin menjadi petualang. targetnya adalah berkeliling eropa. alasanya, ia ingin melihat bagaimana imperium romawi besar dan sempat jatuh di tangan kekhalifahan Islam lalu bangkit setelahnya.
keberuntungan itu tidak tiba-tiba, namun harus dipersiapkan dengan cermat. begitu ia lulus kuliah, ia memperoleh beasiswa dari the peace scholarship program di Universitas of Canberra, ACT. dia beruntung sempat bergabung dengan komunitas petualang di sana. ia mengaku banyak sekali pengalaman yang ia peroleh.
mereka itu orang-orang indonesia yang bertahan dan berkarya di aussie. beberapa diantaranya profesor yang dihormati. namun mereka sungguh sangat sederhana. hidupnya efisien dan sangat sadar lingkungan. misalnya mereka menolak memakai plastik dalam kesehariannya. mereka juga sangat ramah, selalu mengucap terimakasih untuk hal-hal kecil yang kita lakukan.
untuk mempercepat wujud mimpinya itu ia kejar setoran. habis kuliah, malamnya ia nyambi bekerja sebagai cleaning service. dan sejak itu nasibnya berubah.
selain bisa menghajikan ibunya, keinginan untuk berpetualang ke eropa makin dekat. namun ia akan menjadi backpaper dan meninggalkan jejak manis di setiap tanah yang disinggahi. “lagian backpacker dan travelling konvensional itu beda bgt, terangnya. lalu ia menjelaskan alasan pilihannya tersebut.
“backpackeran itu seru mas. kemampuan kita dalam memiliki teman dan jaringan betul-betul teruji. kan kita memanfaatkan kemampuan lobying, survive gimana caranya bisa menghemat uang sedemiian rupa. selain itu kita juga harus punya softskill.
softskill lebih kepada kepekaan budaya. seringkali orang ngebantu kita bukan karena kita minta tolong, tapi karena tersebut bersedia dan senang hati dengan keberadaan kita. dan itu dia yg msh saya pelajari” jelasnya.
id yahoonya ms_fikry. melalui perbincangan yang sempat terputus beberapa kali, aku lupa menanyakan nama lengkapnya.



fikri punya konfidens yg positif, ga pernah keliatan ragu
[Reply]
orang yang hebat
[Reply]
Salut Fikri. Anak yang berbakti dan kebanggaan ortu. Salam
[Reply]
makin oke nie blog, pengen lagi baca2 biografi pemuda-pemudi Indonesia seperti Fikri ini. Lagi mas !
[Reply]
huaaa kalo gag salah sayah juga ketemu dengan fikri waktu bhi : blogging for nothing, pb2009 h-1.
waw.. hebat banget ih si fikri yak
[Reply]
sosok arai dalam dunia nyata
semangat terus……………
[Reply]
wah, anak muda yang kayak gini nih yang membanggakan Indonesia.
[Reply]
Fikri, anak muda yang inspiratif.
Bangsa indonesia ini butuh tangan-2 muda yang kreatif diberbagai bidang…… Semoga sukses selalu menyertai aktivitas Mas Fikri.
[Reply]
woowwww
[Reply]
mudah-mudahan saya bisa seperti mas fikri… amin
[Reply]
salut en salut pokoknya
[Reply]
postingan di sini selalu menarik!
[Reply]
jadi inget, dulu ada dosen kimia di kampus. Dia lulus Cum Laude, tapi ikut 7 unit kemahasiswaan dan aktif penuh pada ketujuhnya
[Reply]
Menghematnya itu yang sedep. Tapi menjadi orag yang memiliki kesibukan dan aktifitas yang padat itu menyenangkan, seperti fikri yang menikmati, plus backpeckernya yang menyenangkan pastinya
[Reply]
nice posting
[Reply]
Wah…Fikri yang ini ya..kirain fikri yg mana
..salam pramuka….^^-V…
Teman satu angkatan di mobile jogja ini skillnya sangat banyak bro…, kebanyakan malah (coba baca saja CV nya). Saya yakin kalau HRD sebuah perusahaan baca CV nya pasti pusing dan bingung ^.^
..wahaha….’keep hangin on the fortress Europe’ brotha..
[Reply]
Keren!
[Reply]
Id ymnya bagus… Miss. *eh
[Reply]
haha.. masih salah itu defickry instead of defikry.. and ms_fickry instead of ms_fikry (pake C mas..haha).
thx anyway..
[Reply]
hebat
[Reply]
One understands that humen’s life is not cheap, but different people require cash for different things and not every one gets enough cash. Therefore to get some credit loans or just secured loan would be good way out.
[Reply]
When you are in a not good position and have got no money to go out from that, you will require to take the home loans. Just because it should help you emphatically. I take collateral loan every year and feel great just because of it.
[Reply]
ikie, tokoh panutan saya sejak masa kuliah


ybs ini menjadi penyemangat saya untuk berpetualang dan berprestasi, sayang hingga kini pun saya masih belum bisa mengejar beliau (fickri ke eropa eh saya malah nyangkut di tengah pedalaman… hehehe). sempet ketemuan pas jadi penyusup kopdar wongkito
sukses terus fickri
btw penulisnya ga ada yang muji nih di komen LOL
tulisan yang bagus
[Reply]
mas yg satu itu emang keren sekali perjalanan hidupnya
[Reply]