#FestivalTanpaNama @puisiBuma
Written on 4 May 2012 – 11:28 | by fanabis

memasuki kafe @readingroomjkt sore itu tampak ada yang beda di dalamnya. sebanyak empat puluh puisi ditempel di sela-sela deretan buku yang diatur rapi. puisi-puisi yang dipajang semuanya tak ada nama penciptanya.
itulah #festivaltanpanama yang diadakan @puisibuma, komunitas bunga matahari yang merayakan ulang tahunnya yang kedua belas. unik, buma ingin memberikan pengalaman membaca yang berbeda.
selama ini, seseorang menilai bagus atau tidak sebuah puisi karena penulisnya, bukan isinya. menurut mikael johani (@mekitron), salah satu inisiator festival menyebutkan, biasanya orang-orang menjawab suka puisinya si x, bukan puisi tentang hujan atau cinta atau yang lainnya.
dari situ, buma ingin memberikan pengalaman membaca yang berbeda. #festivaltanpanama yang diadakan sehari itu meminta kepada para pengunjung untuk memvote lima puisi mana saja yang disukainya.
puisi-puisi yang dipajang di #festivaltanpanama diambil dari beberapa penyair terkenal, sebagian lagi diambil dari para penyair buma. dari banyak puisi yang ditempel, ada puisi yang paling pendek. begini isinya
pesan seorang ibu kepada anaknya
jangan bilang kontol
kalian tahu siapa penulisnya?
selanjutnya panitia memilih 8 besar puisi yang paling banyak divote pengunjung. yang paling menarik saat pengumuman. ternyata puisi-puisi dari penyair besar tidak ada yang masuk ke-8 besar tersebut.
setelah terpilih puisi-puiasi tersebut dibahas dengan nara sumber @mumualoha dan @okkymadasari. seru, karena membahas sastra tidak seserius seperti yang pernah ada sebelumnya. Namun riang, santai dengan bercanda dan tertawa . yang paling banyak di vote adalah puisi sirikit syah: british traditional breakfast .
di #festivaltanpanama ini ada pemutaran film, musik dan pembacaan puisi. sebelumnya puisi buma pernah juga membuat program unik, membaca puisi di sandiego hill memorial park. seru dan menyenangkan, semua orang bisa berpuisi, seperti tagline-nya. Menyenangkan!
Tags: puisi buma, festival tanpa nama



7 Responses to “#FestivalTanpaNama @puisiBuma”
Wahh..ada jg ya puisi sependek itu. Isinya lucu lagi..ckckk
Salam..
http://theutuh.mywapblog.com
wah ko yang begitu tidak di sensor sih..emang disana tidak ada tim sensor ?
tutorial,ebookgratis,seo software
iya memang kebanyakan orang melihat hanya dari nama penulisnya,,malahan seru bagi saya kalo puisi tanpa penulis berarti kualitas puisinya memang bagus jika di pajang,,
wah keren om..:)
Hasil vote-nya mengejutkan. Puisi-puisi penyair besar malah tidak termasuk 8 besar. Itu tandanya Indonesia punya cikal bakal penyair yang banyak. Sayangnya saja mreka tidak memunyai kesempatan untuk mengenalkan diri mreka kepada khalayak umum. Tetap adakan event ini, kak. Biar siapa tau lahir penyair besar baru di Indonesia.
LEMARI CINTA
Membantu Kamu dan Doi Selalu Tampil Beda Dalam Setiap Suasana
puisi tak bernama dong
The blog is absolutely fantastic. Lots of great information and inspiration, both of which we all need. Thanks.