the single moms, cerita haru para ibu single parent

2 Jun 2012

janda, apa yang ada di balik tempurung kepala kalian ketika membayangkan kata itu? respon kebanyakan masyarakat kita terhadap sebutan untuk para perempuan yang telah tidak bersuami itu sungguh negatif, miring dan “nilai”nya tidak setara dengan orang yang mempunyai status berkeluarga lengkap.

celakanya lagi, ada sekolah taman kanak-kanak di jakarta yang seperti mensahkan stigma itu dengan mengadakan program-program yang mengharuskan ayah dan ibu seorang murid berperan serta dalam programnya. misalnya adanya lomba ayah yang begini, ibu yang begitu atau ayah ibu yang terserah panitia.

menjadi janda di indonesia sungguh berat. stigma dari masyarakat selama ini tentang janda sungguh menyedihkan. selain selalu dihakimi sebagai perebut suami orang, perempuan janda kadang juga dianggap sebagai perempuan “murahan” yang bisa seenaknya diajak setiap laki-laki

seperti sudah jatuh tertimpa tangga nasib para ibu di indonesia ini. mereka juga harus mengurus semua hal agar semuanya tetap survive dan berjalan lancar seperti keluarga normal. mereka harus pintar membagi waktu antara mengurus anak dan pekerjaan kantor. bisa dibayangkan bagaimana susahnya dengan jakarta yang macetnya seperti sekarang ini.

bagaimana dengan masalah financial. beruntung jika mantan suami, ayah anaknya ikut bertanggungjawab dalam membiayai kebutuhan anak-anaknya. mungkin para perempuan, single moms ini bisa lebih bernafas lega. namun pada peluncuran buku “the single moms” di fx Sabtu 2 juni pukul 10:00 fakta mantan suami yang tetap bertanggung jawab secara financial terhadap anaknya tidak ada.

dari sharing dua penulis “the single moms” mantan suami mereka sudah sibuk dengan keluarga barunya. dan para singgle mom ini juga tak menuntut. mereka lebih suka memperjuangkan hidupnya sendiri agar tetap survive. cerita suka duka bagaimana menjadi single moms ini dengan jeli ditangkap oleh penerbit buah hati.

buku “the single moms” setebal seratus halaman ini ditulis oleh empat single moms yang mempunyai pengalaman yang berbeda-beda dalam menghadapi persmasalahan sebagai single parent. mereka adalah budiana indrastuti, ainun chomsum, mia amalia dan rani rachmani.

saya datang pada acara launchingnya. dari beberapa ibu yang datang mereka menyampaikan pengalamannya sebagai single moms. salah satu peserta bahkan menceritakan pengalamannya sambil terus menerus menangis sampai waktu yang disediakannya habis.

membaca buku ini, kalian akan lebih memahami dan merasakan betapa menjadi single moms itu tidak mudah. dan “keberhasilan” mereka menjadi single moms yang tetap bisa survive juga bukan sebuah prestasi bukan? bagi para pasangan silakan membaca buku inspiratif dan menyentuh ini, bisa jadi kalian akan merasa lebih bersyukur dengan keluarga anda yang lengkap seperti sekarang ini.

f1df2fa9a46b3553780a133100815982_single-moms-buku


TAGS the single moms


-

Author

Follow Me