the single moms, cerita haru para ibu single parent


Written on 2 June 2012 – 21:13 | by fanabis

janda, apa yang ada di balik tempurung kepala kalian ketika membayangkan kata itu? respon kebanyakan masyarakat kita terhadap sebutan untuk para perempuan yang telah tidak bersuami itu sungguh negatif, miring dan “nilai”nya tidak setara dengan orang yang mempunyai status berkeluarga lengkap.

celakanya lagi, ada sekolah taman kanak-kanak di jakarta yang seperti mensahkan stigma itu dengan mengadakan program-program yang mengharuskan ayah dan ibu seorang murid berperan serta dalam programnya. misalnya adanya lomba ayah yang begini, ibu yang begitu atau ayah ibu yang terserah panitia.

menjadi janda di indonesia sungguh berat. stigma dari masyarakat selama ini tentang janda sungguh menyedihkan. selain selalu dihakimi sebagai perebut suami orang, perempuan janda kadang juga dianggap sebagai perempuan “murahan” yang bisa seenaknya diajak setiap laki-laki

seperti sudah jatuh tertimpa tangga nasib para ibu di indonesia ini. mereka juga harus mengurus semua hal agar semuanya tetap survive dan berjalan lancar seperti keluarga normal. mereka harus pintar membagi waktu antara mengurus anak dan pekerjaan kantor. bisa dibayangkan bagaimana susahnya dengan jakarta yang macetnya seperti sekarang ini.

bagaimana dengan masalah financial. beruntung jika mantan suami, ayah anaknya ikut bertanggungjawab dalam membiayai kebutuhan anak-anaknya. mungkin para perempuan, single moms ini bisa lebih bernafas lega. namun pada peluncuran buku “the single moms” di fx Sabtu 2 juni pukul 10:00 fakta mantan suami yang tetap bertanggung jawab secara financial terhadap anaknya tidak ada.

dari sharing dua penulis “the single moms” mantan suami mereka sudah sibuk dengan keluarga barunya. dan para singgle mom ini juga tak menuntut. mereka lebih suka memperjuangkan hidupnya sendiri agar tetap survive. cerita suka duka bagaimana menjadi single moms ini dengan jeli ditangkap oleh penerbit buah hati.

buku “the single moms” setebal seratus halaman ini ditulis oleh empat single moms yang mempunyai pengalaman yang berbeda-beda dalam menghadapi persmasalahan sebagai single parent. mereka adalah budiana indrastuti, ainun chomsum, mia amalia dan rani rachmani.

saya datang pada acara launchingnya. dari beberapa ibu yang datang mereka menyampaikan pengalamannya sebagai single moms. salah satu peserta bahkan menceritakan pengalamannya sambil terus menerus menangis sampai waktu yang disediakannya habis.

membaca buku ini, kalian akan lebih memahami dan merasakan betapa menjadi single moms itu tidak mudah. dan “keberhasilan” mereka menjadi single moms yang tetap bisa survive juga bukan sebuah prestasi bukan? bagi para pasangan silakan membaca buku inspiratif dan menyentuh ini, bisa jadi kalian akan merasa lebih bersyukur dengan keluarga anda yang lengkap seperti sekarang ini.

f1df2fa9a46b3553780a133100815982_single-moms-buku


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google
  • TwitThis

Tags:



  1. 12 Responses to “the single moms, cerita haru para ibu single parent”

  2.   By Nike on Jun 4, 2012 | Reply

    brb beli dan baca bukunya ah…

  3.   By jelly gamat luxor on Jun 4, 2012 | Reply

    boleh juga ceritanya,,, nanti saya coba baca dech bukunya…

  4.   By jelly gamat luxor on Jun 4, 2012 | Reply

    menjadi single mom terkadang suka jadi elegan buat anak\”…. merka menjadi korban cacian masyarakat, padahal tidak semua orang yang berstatus single mom itu bruk,,,

  5.   By andikata on Jun 5, 2012 | Reply

    Semoga cepat dapat jodoh lagi deh ya…. Andi Kata say hello….

  6.   By Marc @ Bikin Uang Online on Jun 5, 2012 | Reply

    semoga diberi yang terbaik

  7.   By Obat Herbal Asam Urat on Jun 5, 2012 | Reply

    yap,,bener banget pak,,terkadang saya pun sering aneh dengen mind set kita yang terasa merendahkan martabab single mom,,padahal mereka adalah orang yang amat hebat..

  8.   By Ocehanburung on Jun 5, 2012 | Reply

    Saya punya analisa nih…

    pasti Pak Fanabis, lagi deket ama salah satunya ya… hihihihihi…

    Btw, saya termasuk yang tidak memandang Janda negatif kok…

    Saya lebih agak sedikit negatif pada kata \”Tante\”… :)

  9.   By chacha on Jun 5, 2012 | Reply

    aku single mom :)

    dulu aku sering berpikir bahwa seorang \\janda\\ itu adalah seorang wanita yang butuh belaian kasih sayang dan bisa berbahaya untuk suamiku.
    Tapi setelah aku menjalani semuanya ini aku merasa…bahwa menjadi single parent itu sangat berat. Alhamdulillah aku masih ada kedua orang tua yang sayang sekali sama aku dan anakku, kakak dan abangku yang selalu mendukungku untuk bisa menjadi lebih baik.

    Selalu bersabar, ikhlas dan bersukur, dan….gak usah pedulikan apa kata orang di sekitar, yang terpenting adalah sebagai seorang single parent jaga sikap dan sifat, dan bersikaplah tegas jika seseorang hendak menggoda dirimu, apalagi jika itu adalah suami orang…

  10.   By nanda on Jun 17, 2012 | Reply

    Sy seorang single mom..
    Buat sy menjadi seorang janda beranak 1,bukan suatu hal yg salah
    Ini sdh jalannya dr yang di atas.ga ada seorangpun yang ingin pernikahannya hancur,tp pada kenyataanya,mmg lebih baik sediri daripada hidup dalam tekanan dan derita.omongan orang cuma sebentar,nanti mulut mrk bakal capek juga dgn sendirinya.yang penting dari kitanya.jadi single mom adalah suatu hal yg sangat mulia.membesarkan anak,mendidik nya menjadi orang hebat..dan saat itu tiba,orang2 yg dulu menghina kita akan nelan ludahnya sendiri melihat betapa hebatnya kita menjadi seorang single mom..
    Buat smua single mom di manapun kalian berada..smua akan indah pada waktunya..ttp fight dan yakin bahwa kita semua layak bahagia..waktu akan menjawab semuanya..
    :)

  11.   By vicky on Sep 11, 2012 | Reply

    menjadi single mom bukan pilihan, tapi ini yang harus terjadi, impian membentuk keluarga bahagia pun hancur. Tujuan hidup sekarang hanya dapat membesarkan anak dan memberi yang terbaik untuknya. Secara pribadi berkeyakinan bahwa tidak harus bersandar pada laki2 untuk dapat hidup, tapi anakku laki2 terlihat dia butuh sosok seorang ayah… Tolong share bagaimana bisa mendidik anak laki2 tanpa sosok ayah…

  12.   By bajugrosirmurah on Mar 20, 2013 | Reply

    terima kasihnya atas artikelnya bagi single parent harus tetap berjuang jangan pernah putus aza

  1. 1 Trackback(s)

  2. Jun 18, 2012: [BLOCKED BY STBV] disertasi

Post a Comment