cerpen pertamaku “perempuan yang melukis wajah”
Written on 16 June 2012 – 10:04 | by fanabis

senang sekali rasanya ketika diajak @pasarsapi dan @editor_in_chic untuk membuat sebuah buku, kolaborasi dengan teman-teman lain yang biasa menulis. rasa senang itu kemudian berubah menjadi terkejut.
karena teman-teman yang diajak berkolaborasi dalam pembuatan buku ini sungguh-sungguh orang-orang yang sudah punya nama besar. mereka adalah @ndorokakung @pasarsapi @captainugros @beradadisini @hurufkecil @beginu dan @mumualoha
dan saya adalah anak bawang diantara mereka. kenapa, karena selama ini saya hanya menulis di blog sesuka-suka saya saja. belum pernah ada tulisan saya yang pernah “dinilai” apakah layak terbit atau tidak.
beberapa tahun lalu memang pernah mengirimkan cerpen ke koran kompas. tentu saja ditolak, dan saya sangat memahami itu.
dari pertemuan di sebuah warung, disepakati, setiap orang harus mengirimkan dua atau tiga cerita pendek yang temanya tentang hujan. tidak mudah awalnya bagaimana membuat sebuah cerita yang dirasa menarik. namun karena batas waktu pengiriman yang makin dekat, saya nekat saja. pasrah, apa yang terjadi, terjadilah.
akhirnya email pemberitahuan aku terima, salah satu cerpenku ditolak, ceritanya masih kedodoran, apa yang sebenarnya ingin kau sampaikan, tanya editor. namun aku tetap senang, minimal masih ada satu cerpen yang akan diterbitkan menjadi buku. dan ini pengalaman baru.
selama kurang lebih seminggu, ada pemberitahuan mengenai desain dan lay out buku kolaborasi bersama 8 penulis itu. dan alangkah shock-nya ketika membaca judulnya “perempuan yang melukis wajah”, karena itu adalah judul cerpen pertamaku.
apa yang ada dalam kenangan kalian tentang hujan? suara rintiknya, bebauan tanah basah yang tersiram air yang memunculkan kenangan romantis, rindu atau kenangan seindah pelangi? atau sebaliknya?
begitulah “perempuan yang melukis wajah” yang terdiri dari 11 cerita di hari hujan. buku ini akan dilaunching jumat 22 juni pukul 14:00 wib di kinokuniya plasa senayan lantai 5. doain sukses ya!
Tags: perempuan yang melukis wajah, hujan, kisah hujan, romantis



15 Responses to “cerpen pertamaku “perempuan yang melukis wajah””
wah,,buat cerpen toh,,say juga suka bikin cerpen tapi selalu di tolak,,hikss
aaaaa… kalo ada yang ngajakin lagi, endorse nama saya dong mas..
anyway, congrats ya!
Aaakkk aku pengen baca \”Perempuan Melukin Wajah\” masss. Ntar kalau ke Gramed beli ahhh
Selamat, Mas
semoga karyanya menginspirasi banyak orang dan menjadi pemicu karya-karya berikutnya. Sukses!
selamat mas, jangan lupa tanda tangan yah
Selamat Mas Fanabis, dari satu karya akan meluncur karya-karya yang lain.
Penasaran ingin membaca cerpennya, dari judulnya sudah terbaca menarik ceritanya.
di tunggu karya selanjutnya
SELAMAT atas diterbitkan dan diluncurkannya novel kompilasi cerpen ini! semoga makin banyak dan makin keren karyamu
Wah Keren…. selamat ya Mas, semoga karyanya bermanfaat untuk banyak orang…. Lanjutkan
waaa.. keren.. selamat ya.. menunggu bukunya..
akhirnya. sukses ya mas
nice…sukses yaaa
sukses yaaa dengan cerpenya….
Wahhh…pengen juga bisa nerbitin buku
hheeee