les miserables: hidup yang selalu abu-abu

18 Jan 2013

95723b6504c64855cf85c0b9e2a0df6b_2

setahuku ini adalah judul sebuah novel dan sampai sekarang pun belum pernah membaca buku victor hugo tersebut. les miserables dan victor hugo sering disebut-sebut, tapi saya belum minat mencari tahu siapa mereka. setelah nonton filmnya les miserable, baru paham victor hugo ternyata lebih keren dari yang aku bayangkan.

dan ternyata aku tak menyesal. film berdurasi 2 jam 30 menit itu sungguh sempurna, baik dari visual, akting para tokohnya dan pasti musiknya. namun yang paling berkesan tentu saja ceritanya yang super kuat. tokoh-tokohnya melakukan sesuatu dengan alasan kuat, bukan sekedar tempelan, bermanis-manis untuk memperpanjang durasi film.

les miserables atau orang-orang yang menderita, sesuai judulnya seluruh karakter dalam film ini hidupnya menderita. victor hugo jenius, aku sangat setuju bahwa hidup adalah penderitaan, sesuai dengan levelnya masing-masing. (hmm aku tidak tahu, apakah begitu kurang bersyukurnya aku, intinya lemah iman).

namun bisa jadi memang realitas kehidupan itu memang memenderitakan. dari bayi yang lemah, lalu tiba-tiba terlempar ke bumi tanpa bekal apa-apa, harus belajar berjalan, memahami bahasa, menulis, beradaptasi dengan lingkungan, bertahan hidup dan seterusnya dan seterusnya.

di les miserables Tom Hooper, director sungguh keren mendeskripsikan tokoh-tokohnya dalam menjalani hidupnya yang mengalami kegalauan. hooper menggambarkan karakter tokohnya tidak hitam putih namun abu-abu.

misalnya jean valjean.

tahanan selama 19 musim hanya karena mencuri roti untuk anak saudaranya. namun ia ketika semua menolaknya, seorang pendeta menyelamatkannya. ia galau lalu mempertanyakan, siapakah aku? rupanya ia menyadari, ia kemudian memilih menjalani hidup sebagai orang baik-baik. berjanji menyelamatkan Cosette, bocah perempuan yang ditinggal mati ibunya, fantine. namun kebaikan yang ia pilih tak membuat hidupnya lebih bahagia. pada akhir hidupnya, ia sendiri merana dalam biara

fantine,
perempuan pekerja di pabrik ini di phk semena-mena. perempuan ini harus menghidupi anak perempuanya sendirian karena suaminya pergi entah kemana. cosette, anak itu dititipkan di sebuah penginapan. ia kemudian menjadi pelacur. sebelum meninggal ia bertemu jean valjean. akting Anne Hathaway mengantarkannya menang di golden globe sebagai best supporting actor.

menonton film ini harus di gedung bioskop yang tata suaranya memadai. karena ada kurang lebih 50 lagu dinyanyikan di film ini. rencananya aku pengen nonton lagi, ada banyak petuah lebih keren dari para pengkhutbah di sepanjang film ini. keren deh.


TAGS


-

Author

Follow Me