Archive for the ‘social media’ Category

waspadai click activism

May 13th, 2011, posted in social media

sosial media makin punya peran dalam menciptakan perubahan. saat ini ada sebanyak 35 juta pengguna facebook dan 6,2 juta pengguna twitter di Indonesia. ddengan user sebanyak itu peran social media sangat penting. seperti yang terjadi beberapa bulan lalu, peran social media telah terbukti sangat indah dalam gerakan-gerakan social.

beberapa contoh konkretnya adalah koin prita. karena peran social media yang jangkauannya luas dan cepat, aksi pengumpulan uang receh itu sanggup menggerakkan semua orang untuk berpartisipasi. selain itu juga kasus sejuta dukungan di facebook untuk bibit chandra tentang kasus kpk.

contoh lain apa yang dilakukan oleh harry van gogja, seorang penarik becak yang mencari pelanggan dengan memanfaatkan jejaring social. Melalui facebook dan twitternya, ia berkenalan dan berinteraksi dengan para bule yang datang ke jogjakarta. terbukti dengan memanfaatkan social media mampu membuatnya survive sebagai single parent dengan 3 anak. bahkan ia menceritakan kisahnya itu dalam sebuah buku the becak ways.

begitulah yang mengemuka dalam rilis film linimas(s)a di kuliah umum akademi berbagi dan internet sehat yang berlangsung Kamis (12/05). Tema kuliah umum yang dihadiri sekitar 250 orang itu topiknya adalah social media sebagai pemicu perubahan di Indoneisia. Bertempat di Geothe Institut hadir pembicara dari university of manchester, yanuar nugroho.

dalam presentasinya ia mengisahkan apa yang dilakukan oleh jalin merapi ketika terjadi bencana gunung merapi meletus. ceritanya waktu itu disalah satu daerah wedi, klaten kekurangan nasi bungkus. salah satu relawan ngetwit yang intinya begini, “dibutuhkan 6000 nasi bungkus malam ini juga.

dalam waktu 30 menit, pasokan nasi bungkus itu sudah terpenuhi. para penyumbang tidak hanya orang-orang disekitar Klaten, namun juga datang dari jakarta dan kota-kota lain. termasuk datang dari Kanada. gerakan-gerakan social itu sukses karena ada orang-orang yang “real” yang terjun ke lapangan. Jika tidak, pasti gagal.

ia mengingatkan untuk mewaspadai click activism, hanya dengan mengklik atau me”like” sudah merasa turut berperan dalam perubahan ke arah yang lebih baik. social media penting untuk menyebarkan informasi. namun harus tetap ada agen-agen yang berperan langsung di lapangan untuk mewujudkan perubahan.

acara kuliah umum ini berakhir pukul 22:00. pada kesempata ini juga, Yanuar merilis hasil riset Universitas of Manchester dan HIVOS asia tenggara tentang Citizens in @ction.

problema mention

May 6th, 2011, posted in daily, social media

42-23119918

kebebasan di twitter memang nyaris tanpa batas. di garis waktu semua orang bisa menyampaikan informasi, pendapat maupun curhat. garis waktu (timeline)bergerak sangat cepat dengan beragam info yang random.

memang tidak ada peraturan pasti bagaimana cara yang “benar” berkomuniasi di aplikasi yang menyediakan space 140 karakter itu. semua masih meraba-raba bagaimana berkomunikasi di twitter yang “nyaman”. hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami karakter mediumnya.

karena tidak ada aturan atau tidak adanya kesepakatan penggunanya, ada beberapa hal yang sampai sekarang diperdebatkan, salah satunya adalah mention . soal yang sederhana dan mudah dilakukan, namun efeknya bisa menjadi aib seumur hidup. meski orang yang memension tak pernah dengan sadar bermaksud buruk.

kebanyakan tweeps, sebutan pengguna twitter dengan ikhlas memension nama-nama temannya begitu ketemu di suatu tempat pada acara tertentu. dan mungkin ini efek kenarsisan yang lebih dari biasa saja. dan itulah keunikan penguna twitter di indonesia, dengan suka rela mengabarkan seluruh kegiatan personalnya di social media. padahal informasi itu belum tentu berguna bagi orang lain.

apalagi bagi yang dimension. bisa saja orang yang dimension tidak suka keberadaanya diketahui orang lain. dan seribu satu alasan untuk “bersembunyi”. sehingga memension seseorang bisa dikategorikan melanggar privasi seseorang. entah apakah sudah ada pertauran atau undang-undang yang membahas hal ini.

bahasan tentang mension ini muncul ketika makan siang. pada kesempatan itu bahasan melebar sampai pada apa itu perbedaan twit pamer dan twit informatif. kesimpulan sepihak menyebutkan, twit dikategorikan pamer adalah ketika seseorang (tweeple) menjadikan dirinya sebagai subjek. contohnya “aku sedang apa dimana sama siapa…. sementara twit informatif adalah twit yang menjadikan objek sebagai subjeknya. contohnya, wow apa ini keren banget, bisa dipakai buat terbang harganya sekian ribu loh”.

tak ada yang salah memang. dan memang tak/belum ada standar kebakuan bagaimana cara ngetwit yang benar. dan memang selayaknya mungkin lebih baik tidak ada. tapi kondisi yang tanpa ada kesepakatan2 itu pasti akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi yang lain.

sekelompok teman menganggap twitter adalah media paling keren, powerful sehingga bisa dipakai untuk personal branding, sehingga ia sangat jaim dan ekstra hati-hati ketika ngetwit jangan sampai citra buruk melekat pada dirinya. kelompok teman lain twitter tak lebih dari mainan lucu-lucuan. buat ngobrol internal sesama teman dekat.

memang, jika merasa terganggu tinggal unfollow, masalahnya tidak sesederhana itu. karena meskipun kita sudah unfollow kita tak bisa menghindari retweetan orang lain. meng er te bisa jadi ada yang menganggapnya spam. yang lain baik-baik saja. begitu juga sebuah kicauan bisa dianggap sampah atau malah hiburan menyegarkan yang gratis.

jadi bagaimana pendapat kalian jika dimension di twitter?

di twitter tiap orang punya motif & kepentingan

April 16th, 2011, posted in daily, social media

diskusi hangat, intim tanpa registrasi dan durasi @kopdarbudaya bulan ini dimajukan seminggu. karen minggu ketiga tanggal merah. pada diskusi @kopdarbudayavolume 3 ini @okkymadasari dan @kramput akan membongkar hegemoni di social media, khususnya di twitter.

peserta diskusi kali ini meningkat 100 psersen di banding bulan lalu. mundur setengah jam dari jadwal, @okkymadasari yang telah merilis dua novel: entrok dan 86 ini memulai “orasinya”. oh ya orasi di @kopdarbudaya ada yang menyebut ngecap budaya.

menurut okky twitter itu membentuk fakta-faktanya sendiri yang kemudian dianggap kebenaran. ia lalu menyebut beberapa contoh. fakta di twitter sri mulyani itu baik, benar dan tak korupsi. benny israel tahu banyak bocoran, goenawan muhamad bijak, santun bisa jadi panutan.

kenapa bisa muncul fakta-fakta seperti itu, menurut okky yang malam itu bersemangat, hal itu disebabkan oleh kelompok elit di twitter yang “menggiring opini di time line (garis waktu). celakanya kelompok elit ini sekarang sudah menjadi pijakan dalam pemberitaan sebuah media.

siapa kelompok elit di twitter itu? ada dua macam. pertama adalah mereka yang memang sudah dikenal di dunia nyata sejak lama. kepercayaan masyarakat dibangun oleh riwayat dan pencapaian-pencapaian nyata. yang kedua adalah orang-orang yang memang lahir dan dikenal publik di social media. (seleb twit, influencer).

okky yang malam itu feat dengan @kramput juga mencontohkan nama-nama akun twitter para elit itu. diskusi yang nyaris tanpa dimoderatori itu juga mengungkap fakta-fakta dibalik hiruk-pikuk yang terjadi di garis waktu. bisa dikatakan pada beberapa kasus, garis waktu itu seperti film. dan di diskusi malam itu dari salah satu peserta terungkap behind the scene-nya.

masih menurut okky yang dosen komunikasi ini, setiap orang di twitter punya motif dan kepentingan. apalagi yang masuk di kelompok elit. kita harus tahu siapakah si xyz selain sebagai sosok yang kita kenal? apa preferensi politiknya, apa bisnisnya, bagaimana dengan orang-orang yang berada dalam lingkarannya dan seterusnya.

untuk itu semestinya kita harus selalu kritis: menggunakan otak dan hati kita sendiri, skeptis tak gampang percaya, tak sekedar ikut arus suara mayoritas. faktanya yang terlihat mayoritas di twitter tak benar-benar mayoritas, berani melawan arus dan menjadi diri sendiri. begitulah pendapat okky yang tertera di paper 4 halaman yang dibagikan sebelum diskusi dimulai.

menyimak perilaku pekicau di garis waktu

December 22nd, 2010, posted in social media

para pekicau indonesia di twitter mempunyai karakter unik. kebersamaan dan guyupnya menakjubkan. twitter yang hanya menyediakan 140 karakter itu bisa dimaksimalkan manfaatnya tak hanya mendulang informasi penting, namun hal-hal yang mungkin remeh, lucu dan ekspresi lainnya.

bukan saja orang dewasa yang berkerumun di media sosial ini, namun para remaja. salah satu indikator itu seringnya muncil trending topik yang aneh-aneh semacam no folbek atau salam cenat-cenut. entah siapa yang memulai. raditya dika adalah salah satu trending topic maker juga. apapun yang di twitkan akan menjadi perbincangan atau di retweet semua followernya yang nyaris satu juta.

makin banyak kita memfollow orang-orang dari “lingkaran” yang berbeda makin besarlah kita mengetahui topik macam apa yang sedang mereka bincangkan. riuh tentu saja. namun dari amatan di garis waktuku, tema perbincangan mereka mempunyai pola yang sama dari waktu ke waktu.

pagi, ketika udara yang masih basah, menyegarkan. dan impaknya pun sampai di garis waktu. ketika semua pekicau baru saja bangun tidur, ide-ide mereka masih fresh. merek belum terkontaminasi oleh keadaan “luar”. sehingga garis waktu pun muncul penuh dengan kicauan yang menyebarkan energi positif.

ucapan salam sayang, saling mendoakan dan kutipan-kutipan inspiratif bermunculan. bagi sebagian orang, pagi adalah waktu paling ideal untuk memantau time line sebelum beraktivitas. pagi juga kayaknya merupakan waktu yang sangat tepat untuk mencari kenalan baru dan berbasa-basi.

menginjak siang time line berubah total. ketika orang-orang telah keluar rumah dan mendapati keadaan yang memojokkan ia akan mengekspresikan di garis waktu. tentang kemacetan, ulah para politisi dan keadaan lain yang tak ada indah-indahnya. melihat garis waktu di siang hari, seolah indonesia tak punya masa depan.

namun @si_enthon9 merasa waktu paling paling ideal untuk berkicau adalah sekitar pukul 21.00 wib sampai dengan 03.00 wib. menurutnya pada jam-jam tersebut garis waktunya dipenuhi oleh twitan para pekicau senior, temannya menyenangkan. “Dari politik, sosial, teknologi sampai gosip2 artis :)) tapi pembicaraane itu ndagel trus enak diikuti” tulisnya via direct message.

di kerumunan ini juga muncul istilah “waktu indonesia bagian galau”. artinya saat itu adalah pukul sembilan malam atau lebih. entah lajang mana yang pertama membuat istilah jenius tersebut. bagi yang single tentu akan menikmati kicauan tentang kisah cinta yang lebaynya melebihi sinetron. curhat yang lucu namun kadang juga mengharu biru.

lepas dini hari, garis waktu akan berubah menjadi pesta ulang tahun. ucapan happy birthday kepada teman, sahabat pacar, paman orang tua dan bahkan kepada teman baru memenuhi garis waktu. begitulah di sebuah kerumunan, di situlah peristiwa unik selalu ada. terserah bagaimana kita memaknainya.