masyarakat adat, pemilik negeri ini yang sesungguhnya

March 19th, 2012, posted in daily, jalan ke sana

#barutau apa itu masyarakat adat. begini definisinya yang ditulis di web aman.or.id:

Sekelompok masyarakat yang hidup berdasarkan asal usul leluhur dalam suatu wilayah geografis tertentu, memiliki sistem nilai dan sosial budaya yang khas, berdaulat atas tanah dan kekayaan alamnya serta mengatur dan mengurus keberlanjutan kehidupannya dengan hukum dan kelembagaan adat

beruntung sempat datang ke acara perayaan hari kebangkitan masyarakat adat nusantara (hkman) ke xiii di geothe institute, sabtu, 17 maret 2012. acara ini adalah awal dari rangkaian kongres masyarakat adat nusantara ke-4 yang akan di adakan di tobelo halmahera utara 19-25 april 2012.

AMAN (aliansi masyarakat adat nusantara) dalam menyambut ari jadinya yang ke-17 bersatu memperkuat diri menentang praktek-praktek penindasan terhadap hak-hak masyarakat adat. sampai tahun lalu telah terjadi 530 konflik sumber daya alam hutan, tanah dan laut yang meilbatkan wilayah adat di seluruh indonesia.

AMAN yang punya akun twitter @RumahAMAN ini adalah satu-satunya organisasi yang berbasiskan komunitas adat yang mempunyai member sebanyak 1696 komunitas. ya komunitas.

menurut media kit yang dibagikan di acara, wilayah adat yang diatasnya mengandung sumber daya alam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat adat. untuk menjaga dan mempertahankan wilayah adat ini, mereka mengalami tantangan yang berat.

selama 4 dasawarsa kebijakan dan hukum yang dikeluarkan menyebabkan terjadinya praktek perampasan, penghancuran dan penghilangan atas wilayah adat. salah satunya hutan mereka diserobot diganti dengan perkebunan-perkebunan sawit.

di acara yang dihadiri oleh para tetua adat di seluruh indonesia itu juga menampilkan pameran foto, pemutaran film (hutanku meratap, yg karena alasan teknik gagal diputar), dan jamuan kuliner nusantara secara gratis.

seru. banyak pagelaran seni: tari o’haya dari tobelo, ruwatan bumi oleh wangi indriya, tari dari kalimantan dan sumatera dan banyak lagi.

glenn fredly datang ke acara HKMAN ini sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat adat yang ada di seluruh nusantara. mereka, masyarakat adat tersebut adalah penjaga sejati hutan di indonesia. Only when the last tree has died and the last river been poisoned
and the last fish been caught will we realise we cannot eat money ~ Cree Indian Proverb

hutan begitu penting, tapi kenapa banyak orang lebih suka merusaknya? selamat berkongres masyarakat adat se nusantara di tobelo. semoga tujuan mewujudkan masyarakat adat yang berdaulat mandiri dan bermartabat segera terwujud!

hotuuuuuuu
yeeeeeeee

Ket: foto diambil dari akun @RumahAman,

#SMGBerbagi untuk anak-anak panti

March 13th, 2012, posted in daily

berbagi kekuatan tak akan melemahkan, berbagi pengetahuan tak akan membuat ilmu berkurang dan berbagi kekayaan (uang) tak akan membuat kita menjadi lebih miskin.

sekelompok onliner dari semarang yang dikomandoi oleh @muslimax saat ini sedang mengumpulkan dana untuk membantu sebuah panti al rifdah. panti ini milik personal ibu rahma. di dalam panti yang beralamat di jalan tlogomulyo 3 perum bpd itu kini menampung 19 anak tuna ganda.

menurut @muslimax yang nama aslinya hidayat, dalam perjalanannya mengurus panti, bu rahma sudah diusir 3 kali oleh warga karena keberadaan pantinya dianggap menganggu dan menimbulkan keresahan pada masyarakat.

bu rahma yang guru smu itu mengurus panti dibantu oleh 4 orang pendamping. mereka harus mengurus 19 anak yang memiliki berbagai kebutuhan khusus yang berbeda-beda: autis pasif, autis hiperaktif, 5 anak epilepsi, 2 bayi hydrocephalus, tuna rungu, tuna netra, serta polio.

biaya yang diperlukan pastinya cukup besar. untuk itu, #smgberbagi mengajak siapapun dari anda yang membaca tulisan ini, mari kita mengulurkan tangan dan menyalurkan bantuan kepada adik-adik di panti al rifdah yang kurang beruntung ini.

bagi anda yang berkenan membantu, boleh datang langsung ke panti al-rifdah dan bertemu bu rahma, atau melalui akun twitter @mbandah, @muslimax, @diniwoman dan @adysants serta hashtag #smgberbagi.

atau langsung transfer ke rekening bca siliwangi dengan nomer rekening 246-543-0492 a.n. hidayat prasetyo.
apapun dan berapapun bantuan yang anda berikan, saya yakin akan sangat bermanfaat buat mereka.
semogatuhan memberkati.

link terkait:
http://www.theaprikot.com/?p=651

kenapa indomi rebus di warung lebih sedap daripada di rumah?

March 12th, 2012, posted in daily

tengah malam, bagi yang tak terbiasa begadang pasti merupakan siksaan berat. selain kelopak mata nyaris lengket, perut sudah meraung-raung minta diisi lagi. mau ke luar rumah malas, ide paling jenial pastinya adalah masak mie instant.

terpujilah si Mamofuku Ando, orang Jepang kelahiran Chiayi, Taiwan itulah yang sangat berjasa menemukan mie instant. tujuannya membuat mie instant adalah sebagai bahan makanan ketika berada dalam keadaan darurat. namun orang-orang memaknainya juga secara jenial. kehidupan dunia dianggapnya keadaan darurat, sehingga mereka merasa cocok untuk tiap hari makan indomie.

namun ada satu pertanyaan paling misterius dari @kopiholico soal indomie ini. “Kenapa indomi di warung lebih enak dari bikinan sendiri?”, tanyanya via twitter. bahasan ini rupanya menarik. tidak hanya lidah dia sendiri yang merasakan pengalaman itu.

beberapa menit, muncul teori-teori baru yang berusaha memecahkan rahasia yang disebutnya sepanjang masa itu, tentu menurut versinya sendiri-sendiri. dari ?@NitaSellya yang menduga wadah masaknya yang gak dicuci-cuci sepanjang jualan. dugaan sepihak ini langsung terbantahkan. tukang indomie selalu rajin membersihkan pancinya.

menurut @Ayah_Air tukang indomie di warung memasaknya memakai kompor minyak dan taburan bawang gorengnya. benarkah? tidak! menurut @kopiholico yang stand by di warung indomie, mas-nya sudah sangat modern, ia memasak indomie memakai tabung gas juga.

sementara @budisangbasiyo mengatakan, di warung indomie kita bisa ngutang. mungkin benar juga, tapi hanya sedikit yang melakukan, bahkan aku duga apa yang ia pakai buat alasan itu adalah pengalamannya sendiri :)

jadi apa rahasia indomi di warung lebih enak daripada bikinan sendiri belum terjawab. hanya saja @NitaSellya menambahkan bahwa yang paling mempengaruhi keenakan sebuah indomi adalah masnya. maksudnya laki-laki tukang indomienya yang kebanyakan dari kuningan atau tasikmalaya itu.

aku sendiri menduga, perbedaan indomi rebusdi warung dengan indomi bikinan sendiri adalah telornya yang tidak pecah. aneh, setiap aku masak indomi telornya selalu pecah dan nempel di dasar panci. sehingga tekstur telor menjadi berantakan.

yang agak masuk akal adalah dugaan @kopiholico, “disaat kita kepepet makan di warung berarti lg kere & kelaparan sangat. Makanya enaak…”. bagaimana, kalian juga merasa indomi rebus di warung juga lebih sedap dari bikinan sendiri? kalau iya apa alasannya? :)

image diambil dari: http://nasionalisrakyatmerdeka.wordpress…

bahu-bahu jalan sepanjang blok m

March 8th, 2012, posted in daily

diantara jalan iskandarsyah raya dan jalan sultan hasanudin jakarta.

hari kamis ini jam menunjukan angka 17:15. aku berdiri khusuk menunggu kopaja 19 yang akan membawa penumpang ke wilayah pusat yang konon pusatnya peradaban. di sana ada grand indonesia maupun plasa indonesia. dan akupun akan menuju ke salah satu tempat itu. warung kopi anomali.

menyedihkan memang, ke pusat peradaban kok naik kopaja, kenapa tidak busway atau taksi saja? tidak apa-apa,aku kira sama saja. kesedihan dan kesenangan akan terus menghampiri kita. sekarang sedih, besok mudah-mudahan senang. sekarang senang, mudah-mudahan besok tak ada kesedihan. itu hanya doa saja.

ketika sedang menunggu atau sedang apapun, aku suka melamun, bahkan ketika sedang makan atau berbincang denganmu. (inilah salah satu alasan kenapa aku tidak bisa naik motor dan tidak pengen punya mobil dan nyetir sendiri). tidak bisa konsentrasi, pikiran kemana-mana dan tidak jelas. absurd memang kalau harus diceritakan.

tapi mungkin itu sebuah keberuntungan. kebiasaan itu membuatku tak pernah merasa kesepian. setiap melihat seseorang, siapa saja dia: perempuan, laki-laki, anak-anak maupun dewasa aku selalu bercakap-cakap dengan mereka dalam diam. aku akan menduga orang yang berwajah oval, rambut kusut dan tampak galak itu mungkin sedang galau. atau bisa jadi juga sedang ceria.

orang-orang itu menjadi tokoh-tokoh cerita dalam imajinasiku. sayang memang, aku sering jahat sekali. orang-orang yang sudah menjadi tokoh di kepalaku itu selalu bernasib mengerikan. ia akan mengalami peristiwa yang belum pernah terjadi, yang kemudian membuat aku sedih. karena kebiasaanku itu, aku sering kebablasan ketika akan turun dari halte bus trans jakarta.

di setiap melakukan perjalanan, bahkan yang paling dekat sekali pun, aku tidak pernah menutup kuping dengan headpon. aku ingin mendengar semua hal yang bahkan tidak bisa didengar oleh telinga. aku ingin menyerap semua bebunyian yang berasal dari omongan, suara knalpot, daun-daun yang berbisik atau bahkan jalanan yang setiap detik dilalui mobil.

itulah kenapa aku lebih suka diam, yang bagi sebagian orang mungkin aktivitas sulit. dan benar, konon diam memang memerlukan energi lebih besar. konon sekarang ini lagi trend meditasi, salah satu cara metode agar bisa “diam”. oh ya ada yang bilang yang diam itu belum tentu tidak bergerak loh :)

matahari tenggelam pelan-pelan. angkot 19 pun belum ada yang lewat. aku merasa di tempat asing. tiba-tiba saja sekitaran saya bermunculan pedagang kaki lima di bahu-bahu jalan. mereka seperti vampir yang takut sinar matahari. darimana mereka berasal? jakarta tak ubahnya rimba raya, peraturan tak berlaku.

makin malam makin ramai, macet. semua bergerak, kecuali aku.

*foto diambil dari: http://www.skyscrapercity.com/showthread…